Kotak Kecil Ini Punya Port Ajaib yang Bisa Mengubahnya Menjadi Workstation Gaming
- GMKtec
Gadget – Pasar Mini PC saat ini sedang dibanjiri oleh kloningan Intel N100 yang generik, namun sebuah pengecualian signifikan muncul di Amazon pagi ini. GMKtec M8 telah turun ke harga terendah sepanjang masa di angka $389 (sekitar Rp 6,2 juta), turun drastis dari harga peluncurannya sebesar $529 (sekitar Rp 8,5 juta). Meskipun diskon 26 persen ini cukup substansial, harga hanyalah faktor sekunder dibandingkan dengan pilihan port yang ditawarkan. Ini adalah salah satu dari sedikit perangkat di bawah $400 yang menawarkan port Oculink (SFF-8612), sebuah fitur yang mengubah kotak abu-abu sederhana ini dari sekadar pemutar media menjadi workstation grafis eksternal yang legit.
Konteks: Silikon Enterprise Melawan Chip Konsumen
GMKtec M8 tidak berjalan di atas silikon kelas konsumen yang biasanya ditemukan pada rentang harga ini. Perangkat ini menggunakan AMD Ryzen 5 PRO 6650H, sebuah prosesor yang awalnya dirancang untuk laptop armada perusahaan (enterprise fleet). Jika dibandingkan dengan Intel N100 yang ada di mana-mana atau Ryzen 5500U yang lebih tua pada kompetitor seperti Beelink atau AceMagic, chip 6650H menawarkan kecepatan clock berkelanjutan yang jauh lebih tinggi dan fitur keandalan kelas bisnis. Namun, perbandingan sesungguhnya adalah melawan konsol modern; dengan port Oculink yang menyediakan akses PCIe Gen 4x4 langsung, unit ini dapat terhubung dengan kartu grafis desktop tanpa penalti bandwidth yang biasanya melekat pada koneksi USB4 atau Thunderbolt.
GMKtec M8
- GMKtec M8
Spesifikasi: Konektivitas Berlebihan
Prosesor ini menggunakan arsitektur 6 core dan 12 thread yang mampu melesat hingga kecepatan 4,5 GHz. Unit ini dipasangkan dengan RAM 16GB LPDDR5 dan SSD NVMe 1TB langsung dari dalam kemasan. Pembeli harus mencatat bahwa penggunaan memori jenis "LPDDR" menyiratkan bahwa RAM disolder ke motherboard untuk menghemat ruang, yang berarti kapasitas 16GB kemungkinan besar adalah batas permanen perangkat ini. Ini adalah kompromi untuk faktor bentuk yang ringkas, namun merupakan sesuatu yang harus diterima oleh power user.
Proposisi nilai perangkat ini bergantung sepenuhnya pada panel I/O. Selain port Oculink yang menjadi daya tarik utama, perangkat ini memiliki dual port LAN 2.5 GbE. Bagi penggemar home lab yang menjalankan klaster Proxmox atau router pfSense, ethernet kecepatan tinggi ganda adalah persyaratan wajib yang sering kali absen dari perangkat keras anggaran. Selain itu, port USB4 yang berjalan pada 40Gbps menyediakan opsi sekunder untuk penyimpanan eksternal cepat atau output tampilan, mendukung pengaturan tiga monitor jika dikombinasikan dengan output HDMI dan DisplayPort. Tugas nirkabel ditangani oleh Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.2.