3 Robot Humanoid Trending 2026 yang Paling Mirip Manusia dan Siap Digunakan
- neo
Perkembangan teknologi robotik memasuki babak baru pada 2026. Robot humanoid tidak lagi hanya menjadi pajangan futuristik di pameran teknologi, melainkan mulai hadir sebagai solusi nyata di berbagai sektor. Mulai dari industri, logistik, hingga kebutuhan rumah tangga, robot dengan bentuk dan gerakan menyerupai manusia kini semakin matang secara fungsi. Seiring kemajuan kecerdasan buatan dan sistem mekanik yang presisi, robot humanoid tampil lebih natural, adaptif, dan siap berkolaborasi dengan manusia.
Di tengah tren tersebut, ada tiga robot humanoid yang paling banyak dibicarakan sepanjang 2026. Ketiganya dinilai paling mendekati manusia, baik dari sisi desain fisik, kemampuan bergerak, hingga pemanfaatannya di dunia nyata.
Robot pertama yang terus menjadi sorotan adalah Atlas hasil kolaborasi Hyundai dan Boston Dynamics. Sejak awal kemunculannya, Atlas dikenal sebagai robot humanoid dengan kemampuan gerak paling impresif. Pada 2026, kemampuannya semakin disempurnakan. Atlas mengusung desain tubuh bipedal yang menyerupai struktur manusia, lengkap dengan kepala, badan, lengan, dan kaki yang dapat bergerak secara sinkron dan stabil.
Selain itu, gerakan Atlas terlihat semakin halus dan adaptif. Robot ini mampu berjalan di berbagai medan, menjaga keseimbangan tubuh, hingga mengangkat dan memindahkan objek dengan presisi tinggi. Oleh karena itu, Atlas tidak lagi diposisikan sebagai robot demonstrasi semata. Hyundai secara aktif mengarahkannya untuk kebutuhan industri nyata, khususnya di sektor pabrik dan logistik. Atlas dirancang untuk membantu pekerjaan berat dan berulang yang selama ini mengandalkan tenaga manusia.
Tidak mengherankan jika Atlas berhasil meraih penghargaan Best Robot di ajang CES 2026. Penghargaan tersebut diberikan karena Atlas dinilai memiliki potensi paling realistis untuk diadopsi secara luas dalam dunia kerja. Dengan dukungan kecerdasan buatan yang terus dikembangkan, Atlas mampu membaca lingkungan sekitar dan merespons situasi layaknya manusia dalam konteks kerja profesional.
Sementara itu, perhatian publik juga tertuju pada robot humanoid NEO yang dikembangkan oleh 1X Technologies. Berbeda dengan Atlas yang fokus pada industri berat, NEO hadir dengan pendekatan yang lebih dekat ke kehidupan sehari-hari. Robot ini dirancang untuk digunakan di rumah atau ruang kerja umum, sehingga tampil dengan proporsi tubuh yang lebih ramah dan menyerupai manusia.