China Terbangkan eVTOL 5 Ton Pertama di Dunia-Langkah Besar Menuju Taksi Udara Masa Depan!

China Terbangkan eVTOL 5 Ton Pertama di Dunia-Langkah Besar Menuju Taksi Udara Masa Depan!
Sumber :
  • Gizmochina

Gadget – Dalam lompatan teknologi yang mengguncang industri penerbangan global, China berhasil melakukan penerbangan perdananya untuk eVTOL (electric Vertical Take-Off and Landing) kelas 5 ton sebuah pencapaian yang belum pernah dicapai oleh negara atau perusahaan mana pun di dunia. Pesawat bernama V5000 ini bukan sekadar prototipe konsep, melainkan telah menyelesaikan penerbangan konversi penuh: lepas landas vertikal, transisi ke penerbangan sayap tetap (fixed-wing cruise), lalu mendarat kembali secara vertikal dengan mulus.

Robot vs Robot! China Sukses Gelar Liga Sepak Bola AI Pertama di Dunia, Tanpa Campur Tangan Manusia!

Penerbangan bersejarah ini dilakukan di Kunshan Civil Unmanned Aerial Vehicle Test Flight Operation Base, Provinsi Jiangsu, dan dikonfirmasi oleh otoritas setempat. Keberhasilan ini menandai titik balik dalam evolusi taksi udara, dari kendaraan eksperimental berkapasitas kecil menjadi sistem transportasi udara skala besar yang benar-benar praktis.

Artikel ini mengupas tuntas spesifikasi teknis V5000, dua varian pengembangannya, implikasi global, serta bagaimana China kini memimpin perlombaan taksi udara generasi berikutnya.

Keren! China Kini Antar Makanan dan Minuman Pakai Drone, Super Canggih dan Cepat!

V5000: eVTOL Pertama di Dunia yang Masuk Kelas 5 Ton

Sebagian besar eVTOL yang sedang dikembangkan di Amerika Serikat dan Eropa seperti Joby Aviation, Archer, atau Lilium masih beroperasi di bawah 3 ton dan dirancang untuk maksimal 4–6 penumpang, terutama untuk rute perkotaan jarak pendek (di bawah 100 km).

Taksi Terbang Listrik Joby Aviation Gandeng Virgin Atlantic di UK

V5000 mengubah aturan main. Dengan berat maksimum lepas landas 5 ton, pesawat ini masuk kategori transportasi udara regional, bukan hanya "taksi udara" dalam arti sempit. Ia mampu:

  • Mengangkut 10 penumpang secara nyaman
  • Atau membawa kargo multi-ton untuk logistik
  • Terbang hingga 1.500 km dalam mode hybrid

Ini menjadikannya lebih mirip pesawat kecil seperti Cessna Grand Caravan, tetapi dengan kemampuan lepas landas dan mendarat vertikal tanpa landasan ideal untuk bandara kecil, daerah terpencil, atau bahkan helipad di pusat kota.

Dua Varian, Satu Platform: Sky Dragon dan Matrix

V5000 sebenarnya dikembangkan dalam dua varian oleh dua entitas berbeda, namun berbagi platform dasar yang sama:

1. V5000 Sky Dragon – oleh Fengfei Aviation Technology
Fokus pada kemampuan teknis dan misi militer-logistik. Dirancang sebagai platform serbaguna yang bisa digunakan untuk pengintaian, pengiriman medis darurat, atau dukungan operasional di medan sulit.

2. V5000 Matrix – oleh AutoFlight
Versi komersial dan penumpang, dirancang untuk pasar transportasi sipil. Interior dirancang untuk kenyamanan, dengan ruang kabin yang luas dan sistem manajemen penerbangan canggih.

AutoFlight sendiri bukan pemain baru perusahaan ini telah mengembangkan eVTOL Prosperity I dan telah menjalin kemitraan dengan produsen Eropa. Namun, V5000 Matrix adalah langkah ambisius mereka menuju skala komersial yang lebih besar.

Desain Aerodinamis dan Sistem Propulsi Canggih

V5000 menggunakan konfigurasi sayap majemuk (compound wing) dan tata letak tiga-permukaan (three-surface layout) kombinasi yang jarang ditemui di eVTOL, tetapi umum di pesawat berkinerja tinggi. Desain ini memberikan:

  • Efisiensi aerodinamis saat penerbangan jelajah
  • Stabilitas tinggi selama transisi vertikal-horizontal
  • Kapasitas angkat yang jauh lebih besar

Pesawat ini didukung oleh hingga 20 motor pengangkat (lift motors), yang tersebar di sayap dan badan. Sistem ini dirancang dengan redundansi tinggi: bahkan jika beberapa motor gagal, pesawat tetap dapat terbang dan mendarat dengan aman fitur kritis untuk sertifikasi penerbangan sipil.

Jangkauan Luar Biasa: 250 km Listrik Murni, 1.500 km Hybrid

Salah satu batasan utama eVTOL saat ini adalah jangkauan terbatas akibat kapasitas baterai. V5000 mengatasi ini dengan dua mode operasi:

  • Mode Listrik Murni: jangkauan 250 km, cocok untuk rute perkotaan atau antarkota dekat
  • Mode Hybrid (Listrik + Bahan Bakar): jangkauan hingga 1.500 km, memungkinkan penerbangan antarprovinsi atau lintas pulau

Kemampuan hybrid ini menjadikan V5000 kompetitor langsung bagi pesawat turboprop kecil, tetapi dengan keunggulan: tidak perlu landasan panjang, emisi lebih rendah, dan biaya operasional potensial lebih murah dalam jangka panjang.

Mengapa Ini Penting bagi Dunia?

Keberhasilan V5000 bukan hanya kemenangan teknis tapi juga strategis. Saat perusahaan Barat masih berkutat dengan regulasi, sertifikasi, dan uji coba skala kecil, China telah melompat ke tahap berikutnya: skala operasional nyata.

Beberapa implikasi global:

  • Percepatan adopsi taksi udara: dengan kapasitas 10 penumpang, model bisnis menjadi lebih layak secara ekonomi.
  • Dominasi teknologi transportasi masa depan: China bisa menguasai pasar eVTOL skala menengah hingga besar.
  • Tekanan pada regulator global: FAA dan EASA mungkin perlu mempercepat kerangka regulasi untuk eVTOL besar.
  • Lebih dari itu, V5000 membuktikan bahwa eVTOL bukan hanya mainan kota futuristik, tapi solusi nyata untuk konektivitas di wilayah terpencil, bencana alam, atau bahkan pariwisata premium.

Tantangan di Depan: Sertifikasi, Infrastruktur, dan Kepercayaan Publik

Meski sukses terbang, V5000 masih menghadapi rintangan besar:

  • Sertifikasi penerbangan sipil – proses yang bisa memakan waktu bertahun-tahun
  • Infrastruktur vertiport – butuh investasi besar untuk membangun jaringan takeoff/landing
  • Biaya produksi – apakah bisa diproduksi massal dengan harga kompetitif?
  • Kepercayaan publik – masyarakat harus yakin bahwa eVTOL besar aman

Namun, dengan dukungan kuat dari pemerintah China dan ekosistem teknologi dalam negeri yang matang, kemungkinan V5000 memasuki layanan komersial dalam 3–5 tahun ke depan sangat realistis.

Kesimpulan: Era Baru Transportasi Udara Telah Dimulai

Dengan penerbangan perdana V5000, China tidak hanya mencatat rekor teknis ia mendefinisikan ulang apa yang mungkin dalam transportasi udara urban dan regional. Sementara dunia masih membayangkan taksi udara sebagai “mobil terbang” untuk satu atau dua orang, China sudah membangun sistem angkutan udara listrik skala menengah yang siap menggantikan pesawat kecil konvensional.

Jika tren ini berlanjut, langit masa depan akan dipenuhi bukan oleh drone kecil, tapi oleh armada eVTOL seperti V5000 diam-diam, efisien, dan menghubungkan dunia dengan cara yang belum pernah terbayangkan.
Dan kali ini, China berada di garis depan.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget