Bug Microsoft Outlook Ganggu Astronot Misi Artemis II NASA

Bug Microsoft Outlook Ganggu Astronot Misi Artemis II NASA
Sumber :
  • TechRadar

Alexa Plus Bisa Pesan Makan di Uber Eats, Ini Syaratnya
  • Kru misi Artemis II melaporkan kendala teknis pada aplikasi Microsoft Outlook tak lama setelah peluncuran.
  • Masalah muncul karena adanya dua versi Outlook yang terinstal pada perangkat komputer astronot.
  • Tim Mission Control berhasil mengatasi gangguan tersebut menggunakan fitur akses jarak jauh (remote access).

Model AI Microsoft Terbaru Bisa Olah Suara & Gambar Realistis

Di tengah perjalanan bersejarah menuju Bulan, kru misi Artemis II NASA justru menghadapi masalah yang sangat familiar bagi pekerja kantoran di Bumi: bug Microsoft Outlook. Hanya beberapa jam setelah peluncuran spektakuler dari Florida, astronot melaporkan bahwa aplikasi email mereka tidak berfungsi. Kendala ini muncul saat pesawat Orion melaju dengan kecepatan 4.275 mil per jam di ruang angkasa.

Kendala Teknis Microsoft 365 di Luar Angkasa

Browsing Makin Kilat! Chrome Rilis Fitur Lazy Loading Video

NASA memang telah lama menstandarisasi penggunaan ekosistem Microsoft 365 untuk mendukung produktivitas dan kolaborasi kru. Meskipun misi ini menggunakan teknologi canggih Orion, aplikasi komunikasi standar seperti Outlook tetap menjadi bagian vital bagi operasional harian. Masalah bug Microsoft Outlook ini terungkap melalui percakapan langsung antara astronot dan tim teknis di Bumi.

Seorang astronot melaporkan kepada Mission Control bahwa ia memiliki dua ikon Outlook di perangkatnya, namun keduanya tidak bisa terbuka. Situasi ini sempat menarik perhatian puluhan ribu penonton yang mengikuti siaran langsung NASA melalui kanal YouTube resmi mereka. Beruntung, kendala perangkat lunak ini tidak mengancam keselamatan kru maupun keberlangsungan misi utama.

Alasan Teknis Munculnya Dua Aplikasi Outlook

Banyak pengguna Windows mungkin pernah mengalami kebingungan serupa dengan yang dialami astronot Artemis II. Masalah ini berakar pada kebijakan Microsoft yang merilis aplikasi "Outlook for Windows" baru sebagai pengganti Windows Mail. Namun, pada saat yang sama, paket Office 365 juga menyertakan aplikasi Outlook versi klasik.

Akibatnya, sistem Windows seringkali menampilkan dua aplikasi dengan nama yang hampir identik. Kondisi ini memicu konflik perangkat lunak yang menyebabkan sistem gagal merespons perintah pengguna. Dalam kasus misi Artemis II, hal ini terjadi pada Personal Computing Device (PCD) yang digunakan astronot di dalam kabin.

Solusi Jarak Jauh dari Mission Control

Tim teknis di Bumi segera merespons laporan tersebut dengan sigap. Mereka menggunakan fitur akses jarak jauh atau remote access untuk masuk ke sistem PCD milik astronot. Tim Mission Control kemudian melakukan perbaikan teknis secara virtual hingga sistem kembali normal tanpa perlu intervensi fisik dari kru di ruang angkasa.

Meskipun bug Microsoft Outlook ini terdengar sepele, insiden ini menyoroti tantangan teknis dalam menjaga stabilitas perangkat lunak standar di lingkungan ekstrem. NASA terus memastikan seluruh sistem komunikasi tetap berjalan optimal. Hal ini sangat penting mengingat Artemis II merupakan misi berawak pertama ke Bulan dalam kurun waktu lebih dari 50 tahun terakhir.