Apple Kirim Insinyur ke Bootcamp AI Demi Perkuat Siri AI
- Getty Images
- Apple mengirim kurang dari 200 insinyur ke bootcamp coding khusus untuk mempercepat pengembangan AI.
- Peluncuran Siri AI yang lebih pintar resmi ditunda hingga musim semi 2026 karena masalah keandalan.
- Tim internal Apple mulai mengalokasikan anggaran besar untuk penggunaan alat Claude Code.
- Mantan kepala AI Apple, John Giannandrea, dilaporkan meninggalkan perusahaan pekan ini.
Apple mengambil langkah agresif untuk mengejar ketertinggalan teknologi dengan mengirim ratusan insinyur ke bootcamp coding khusus. Strategi ini bertujuan untuk mematangkan proyek Siri AI yang menjadi pilar utama dalam ekosistem Apple Intelligence di masa depan.
Langkah ini mencuat setelah Apple mengakui bahwa asisten suaranya telah tertinggal jauh dari kompetitor. Raksasa teknologi asal Cupertino ini sekarang fokus melatih ulang tenaga ahlinya agar mampu menghadirkan kecerdasan buatan yang lebih mumpuni.
Tantangan Pengembangan Siri AI dan Penundaan Rilis
Meskipun Apple berambisi menghadirkan asisten yang lebih cerdas, perusahaan terpaksa menunda peluncuran resminya. Para eksekutif memutuskan untuk mengundur jadwal hingga musim semi 2026 karena versi awal dianggap belum cukup stabil.
Saat ini, Apple hanya menyisakan sekitar 60 anggota inti dalam tim pengembangan utama. Sementara itu, 60 orang lainnya bertugas khusus untuk mengevaluasi kinerja asisten digital tersebut agar memenuhi standar kualitas perusahaan.
Selain kendala teknis, Apple juga menghadapi transisi kepemimpinan yang signifikan. John Giannandrea, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala AI, dilaporkan resmi mengundurkan diri dan meninggalkan perusahaan pada pekan ini.
Transformasi Menjadi Chatbot Mandiri
Berdasarkan laporan internal, Apple berencana mengubah total pengalaman pengguna pada ajang WWDC tanggal 8 Juni mendatang. Teknologi terbaru ini nantinya akan hadir sebagai bagian dari pembaruan iOS 27, iPadOS 27, dan MacOS 27.
Siri versi baru ini diprediksi akan berfungsi layaknya chatbot mandiri seperti ChatGPT atau Claude. Apple ingin mengubah citra asisten suara ini dari sekadar alat bantu bawaan menjadi asisten AI yang lebih interaktif dan solutif.
Beberapa divisi di dalam Apple bahkan sudah mulai berinvestasi besar pada teknologi pihak ketiga. Mereka mengalokasikan anggaran khusus untuk Claude Code demi membantu efisiensi kerja tim pengembang di internal perusahaan.