Fitur Riwayat Harga Steam Segera Hadir, Bye-Bye Kemahalan!

Fitur Riwayat Harga Steam Segera Hadir, Bye-Bye Kemahalan!
Sumber :
  • Pavlo Gonchar via Getty Images

img_title Final Fantasy 7 Revelation Muncul Sebagai Eksklusif PS5 Akibat Kesalahan AI
  • Data miner menemukan kode "Price_History" baru di dalam database SteamDB.
  • Fitur ini memungkinkan pengguna melihat harga terendah sebuah game dalam 30 hari terakhir.
  • Kebijakan ini merupakan perluasan dari aturan Omnibus Directive yang sebelumnya berlaku di Uni Eropa.
  • Valve kemungkinan besar akan mengintegrasikan fitur ini dengan asisten AI terbaru, SteamGPT.

img_title Steam Machine Dikabarkan Siap Meluncur pada Juni 2026

Platform distribusi game terbesar, Valve, kabarnya sedang menyiapkan pembaruan besar terkait transparansi belanja. Perusahaan kini tengah menguji fitur riwayat harga Steam yang akan berlaku secara global, termasuk untuk wilayah Amerika Serikat. Data miner ternama, SigaTbh, menemukan bocoran kode tersebut melalui situs pelacak SteamDB pada Rabu lalu. Langkah strategis ini bertujuan memberikan informasi lebih detail kepada pengguna sebelum mereka memutuskan untuk membeli game favorit.

Detail Kode "Price_History" di Database Steam

img_title Bocoran Welcome Tour Steam Machine Muncul di GitHub, Komunitas Optimis tapi Khawatir Harga Rp21 Juta

Temuan terbaru ini mengungkap setidaknya enam baris kode yang secara spesifik merujuk pada "Price_History". Kode tersebut nantinya akan menampilkan informasi krusial langsung pada halaman toko game. Pengguna dapat melihat harga normal, harga saat ini, serta status apakah harga tersebut merupakan yang terendah dalam sebulan terakhir.

Transparansi Harga untuk Konsumen

Informasi ini sangat membantu gamer dalam menentukan waktu belanja yang tepat. Dengan adanya pelacak otomatis, Anda tidak perlu lagi menebak apakah sebuah diskon benar-benar menguntungkan. Sistem akan menunjukkan secara transparan jika sebuah game pernah memiliki harga yang lebih murah dalam rentang waktu 30 hari.

Adaptasi Regulasi Global dan Dampak ke Depan

Sebelumnya, Valve sudah menerapkan sistem serupa khusus untuk wilayah Uni Eropa sejak tahun 2023. Hal ini terjadi karena adanya mandat dari Omnibus Directive yang fokus pada perlindungan konsumen digital. Regulasi tersebut mewajibkan toko online menampilkan harga terendah sebelum memberikan label diskon kepada pelanggan.

Fenomena perubahan fitur produk akibat regulasi wilayah tertentu sering kali berdampak secara global. Sebagai contoh, Apple terpaksa mengadopsi USB-C pada iPhone setelah Uni Eropa mewajibkan standardisasi pengisian daya. Kini, Valve tampaknya memilih untuk membawa standar transparansi Uni Eropa tersebut ke pasar global guna menyamakan pengalaman pengguna.

Halaman Selanjutnya
img_title