Tim Cook Peringatkan Harga RAM Mac Naik Mulai Juni 2024
- TechRadar
- Tim Cook memperingatkan lonjakan biaya memori yang signifikan mulai Juni 2024.
- Stok RAM murah milik Apple mulai menipis sehingga memicu potensi kenaikan harga produk.
- Samsung dan SK Hynix memprediksi kelangkaan chip memori akan berlanjut hingga 2027.
CEO Apple, Tim Cook, memberikan peringatan serius mengenai potensi kenaikan harga RAM Mac yang akan berdampak signifikan mulai Juni mendatang. Dalam laporan pendapatan kuartal terbaru, Cook mengungkapkan bahwa biaya komponen memori meningkat selama kuartal Maret. Kondisi ini memaksa Apple untuk bersiap menghadapi tekanan margin yang lebih besar pada sisa tahun ini.
Krisis Stok Memori dan Lonjakan Permintaan AI
Apple sebelumnya memiliki cadangan stok RAM yang mereka beli dengan harga normal. Namun, persediaan tersebut kini mulai habis di tengah fluktuasi pasar global. Cook menegaskan bahwa mulai Juni 2024, biaya memori akan memberikan dampak yang kian besar pada lini produk Apple.
Permintaan perangkat Mac mini dan Mac Studio justru melonjak melampaui ekspektasi perusahaan. Banyak konsumen memburu kedua perangkat ini sebagai platform utama untuk menjalankan alat kecerdasan buatan (AI) secara lokal. Fenomena ini mempercepat penipisan stok memori di gudang Apple.
Peringatan dari Samsung dan Rantai Pasok Global
Kabar buruk ini tidak hanya datang dari internal Apple saja. Produsen chip raksasa, Samsung, baru saja merilis laporan pendapatan yang bernada suram. Samsung memperingatkan adanya kekurangan pasokan memori yang signifikan setidaknya hingga tahun 2027.
Selain Samsung, produsen chip SK Hynix juga mengeluarkan alarm serupa sejak Maret lalu. Mereka memprediksi krisis RAM ini bisa berlangsung lama, bahkan dampaknya mungkin terasa hingga tahun 2030. Saat ini, tingkat pemenuhan permintaan pasar berada pada titik terendah dalam sejarah.
Siasat Apple Menghadapi Gejolak Pasar Memori
Tim Cook menyatakan bahwa Apple sedang menjajaki berbagai opsi untuk mengatasi kenaikan harga ini. Meskipun Apple memiliki kekuatan negosiasi yang besar, ruang gerak mereka semakin terbatas akibat krisis global yang meluas. Hal ini menimbulkan spekulasi kuat di kalangan pengguna mengenai kenaikan harga jual perangkat.
Produk terbaru seperti MacBook Neo juga menghadapi tekanan serupa karena permintaan yang sangat tinggi. Apple mungkin membutuhkan waktu beberapa bulan untuk menyeimbangkan kembali antara ketersediaan pasokan dan harga yang terjangkau bagi konsumen. Strategi penetapan harga Apple kini berada di titik yang sangat krusial bagi masa depan ekosistem Mac.