FCC Longgarkan Aturan, Internet Satelit Bakal 7x Lebih Cepat
- TechRadar
- FCC mencabut aturan Equivalent Power Flux Density (EPFD) usang dari tahun 1990-an.
- Perubahan kebijakan ini meningkatkan kapasitas jaringan internet satelit hingga tujuh kali lipat.
- SpaceX (Starlink) dan Amazon menyambut langkah ini untuk memperluas akses broadband global.
- Perusahaan satelit tradisional memperingatkan potensi gangguan sinyal dan risiko monopoli pasar.
Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) baru saja memberikan kabar gembira bagi penyedia layanan internet satelit seperti Starlink milik Elon Musk. Otoritas telekomunikasi tersebut resmi melonggarkan pembatasan energi transmisi satelit orbit rendah (NGSO) ke stasiun bumi. Langkah strategis ini bertujuan menghadirkan koneksi yang lebih stabil, lebih cepat, dan jauh lebih terjangkau bagi jutaan pengguna broadband.
Revolusi Kapasitas Jaringan Internet Satelit
FCC menghapus aturan teknis bertajuk Equivalent Power Flux Density (EPFD) yang telah berlaku sejak era 1990-an. Regulasi lama ini awalnya membatasi kekuatan sinyal satelit agar tidak mengganggu satelit geostasioner yang berada di orbit lebih tinggi. Namun, kemajuan teknologi modern kini memungkinkan satelit berbagi spektrum frekuensi dengan jauh lebih efisien dan aman.
Penghapusan aturan ini berpotensi meningkatkan kapasitas jaringan satelit hingga tujuh kali lipat dari kondisi saat ini. FCC memproyeksikan kebijakan baru tersebut mampu memberikan manfaat ekonomi hingga $2 miliar bagi masyarakat. Pengguna kini dapat mengharapkan layanan internet satelit dengan latensi yang lebih rendah serta kecepatan unduh yang meningkat drastis.
Dukungan Penuh dari SpaceX dan Amazon
Pihak SpaceX melalui David Goldman memberikan apresiasi tinggi terhadap keputusan progresif dari FCC tersebut. Senada dengan SpaceX, Amazon juga menyambut baik perubahan aturan ini untuk mendukung proyek Amazon Leo mereka. Kedua raksasa teknologi ini berencana mengoperasikan ribuan satelit tambahan untuk mengisi konstelasi orbit rendah bumi yang lebih padat.
FCC menegaskan bahwa satelit generasi terbaru memiliki desain yang lebih cerdas dalam mengelola spektrum komunikasi. Oleh karena itu, batasan kaku dari tiga dekade lalu dianggap tidak lagi relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Keputusan ini mempercepat ambisi perusahaan untuk menyediakan akses internet merata hingga ke wilayah terpencil.