Google Diam-diam Pasang AI Gemini Nano di Chrome, Cek PC Anda!

Google Diam-diam Pasang AI Gemini Nano di Chrome, Cek PC Anda!
Sumber :
  • Sarah Tew/CNET

img_title ASUS VivoWatch 6 Plus Resmi Meluncur dengan Fitur Kesehatan AI dan Desain Premium
  • Google memasang model AI Gemini Nano secara otomatis di peramban Chrome tanpa notifikasi.
  • Pakar privasi menyebut langkah ini bertujuan memindahkan biaya komputasi AI ke perangkat pengguna.
  • Pengguna dapat menonaktifkan fitur ini melalui pengaturan "flags" untuk melindungi sumber daya perangkat.

img_title Samsung Flagship Mungkin Pakai Pendingin Cair atau Angin untuk Atasi Panas Berlebih

Google secara mengejutkan dilaporkan memasang model AI Gemini Nano ke dalam peramban Google Chrome tanpa meminta izin atau memberi tahu pengguna. Temuan ini diungkapkan oleh Alexander Hanff, seorang ilmuwan komputer dan pengacara privasi terkemuka. Hanff menemukan bahwa data kecerdasan buatan tersebut telah tertanam di perangkat yang memenuhi kriteria perangkat keras tertentu. Langkah "diam-diam" raksasa teknologi ini kini memicu perdebatan serius terkait transparansi dan keamanan data pribadi.

Cara Cek Keberadaan Google Chrome Gemini Nano

img_title Nvidia RTX Spark: Chip Windows on ARM 3nm dengan Kekuatan AI dan Gaming Canggih

Anda mungkin tidak menyadari bahwa kecerdasan buatan ini sudah menetap di komputer Anda. Google Chrome Gemini Nano bekerja secara lokal di latar belakang untuk menjalankan tugas seperti merangkum rekaman atau mendeteksi penipuan. Hanff menegaskan bahwa Chrome tidak memberikan notifikasi apapun saat proses instalasi berlangsung.

Untuk memastikannya, Anda dapat memeriksa pengelola berkas di perangkat Anda masing-masing. Pengguna Windows bisa membuka "File Explorer", pengguna Mac menggunakan "Finder", dan pengguna Chromebook melalui folder "Files". Carilah folder bernama "OptGuideOnDeviceModel". Jika Anda menemukan berkas bernama "weights.bin" di dalamnya, berarti Gemini Nano telah terpasang di sistem Anda.

Perbedaan Gemini Nano dengan AI Cloud

Penting untuk memahami bahwa Gemini Nano berbeda dengan fitur AI biasa di bilah alamat browser. Saat Anda menggunakan mode AI umum, permintaan Anda akan dikirim ke server Google. Namun, Gemini Nano berjalan sepenuhnya menggunakan sumber daya perangkat Anda sendiri. Google mengonfirmasi bahwa model ini akan terhapus otomatis jika perangkat kekurangan memori RAM atau ruang penyimpanan.

Risiko Hukum dan Pelanggaran Privasi

Alexander Hanff melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan privasi Google ini. Ia menilai pemasangan otomatis model AI tersebut melanggar prinsip transparansi dalam regulasi GDPR Uni Eropa. Google diduga ingin menghindari biaya operasional server yang mahal dengan memanfaatkan perangkat keras milik pengguna secara cuma-cuma.

Selain masalah hukum, Hanff juga menyoroti dampak lingkungan dari penggunaan daya komputasi lokal yang masif. Ia berpendapat bahwa Google seharusnya melaporkan aktivitas ini di bawah arahan keberlanjutan korporasi. Ketidakjujuran Google dalam meminta izin dianggap sebagai langkah untuk memuluskan penetrasi teknologi AI tanpa hambatan regulasi.

Langkah Menonaktifkan Fitur AI Google

Jika Anda merasa keberatan, ada cara mudah untuk menghapus atau menonaktifkan model AI ini dari browser. Pengguna dapat mengetikkan "chrome://flags" pada bilah alamat peramban. Kemudian, cari opsi bertajuk "Enables optimization guide on device" dan segera ubah pengaturannya menjadi "Disabled".

Setelah Anda menonaktifkan opsi tersebut, sistem tidak akan lagi mengunduh atau memperbarui model AI di masa depan. Google menyatakan bahwa sejak Februari lalu, mereka telah menyediakan pengaturan untuk mematikan fitur ini secara langsung di menu setelan Chrome. Keputusan untuk tetap menggunakan atau menghapus Google Chrome Gemini Nano kini sepenuhnya berada di tangan Anda sebagai pemilik perangkat.

Dampak Jangka Panjang bagi Pengguna

Tindakan Google ini mencerminkan tren baru perusahaan teknologi yang ingin mendistribusikan beban kerja AI ke sisi klien. Meskipun teknologi ini menawarkan fungsionalitas cerdas, transparansi tetap menjadi harga mati bagi kepercayaan konsumen. Pengguna harus lebih waspada terhadap pembaruan perangkat lunak yang mungkin membawa beban tambahan bagi sistem.

Ke depannya, integrasi Google Chrome Gemini Nano mungkin akan semakin dalam di berbagai platform. Oleh karena itu, memahami cara kerja dan cara mengontrolnya sangat krusial demi menjaga performa perangkat dan integritas data pribadi. Pantau terus pengaturan browser Anda untuk memastikan tidak ada fitur asing yang berjalan tanpa sepengetahuan Anda.