Nvidia Luncurkan Platform Robot Humanoid H2+ dengan AI Canggih
- Nvidia
Gadget – Nvidia mengumumkan peluncuran platform robot humanoid H2+, hasil kolaborasi dengan Unitree Robotics dari China dan Sharpa yang berbasis di Singapura. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh CEO Nvidia, Jensen Huang, saat keynote Computex 2026 di Taipei.
- H2+ adalah platform referensi robot humanoid yang menggabungkan hardware dan AI canggih.
- Robot ini menggunakan Jetson AGX Thor T5000 dengan performa AI hingga 2.070 FP4 TOPS dan 128GB memori.
- Nvidia juga memperkenalkan Cosmos 3 untuk membantu robot memahami lingkungan fisik secara lebih efektif.
- Ekspansi kerjasama robotik direncanakan ke pasar AS, Eropa, dan Korea Selatan.
Mengintegrasikan Hardware dan Kecerdasan Buatan dalam H2+
H2+ bukan robot komersial siap pakai, melainkan desain referensi yang bisa digunakan oleh peneliti, universitas, dan perusahaan robotik untuk mengembangkan robot humanoid sesuai kebutuhan mereka. Platform ini menggabungkan tubuh robot H2 Plus dari Unitree Robotics, tangan robotik Wave dari Sharpa, serta model AI Isaac GR00T dari Nvidia.
Robot setinggi hampir enam kaki ini memiliki total 75 derajat kebebasan gerak, termasuk tangan robotik yang sangat lincah dengan 22 sendi aktif. Nvidia menyematkan Jetson AGX Thor T5000 sebagai otak robot, yang berbasis arsitektur GPU Blackwell dan menawarkan performa AI hingga 2.070 FP4 TOPS serta kapasitas memori 128GB. Spesifikasi ini memungkinkan robot menjalankan tugas kompleks secara real-time dengan responsivitas tinggi.
Peran Cosmos 3 dalam Pembelajaran Robot
Bersamaan dengan H2+, Nvidia memperkenalkan Cosmos 3, model dunia fisik berbasis AI yang dirancang untuk membantu robot memahami dan belajar dari lingkungan sekitarnya. Cosmos 3 menghadirkan kemampuan memahami perspektif orang ketiga maupun orang pertama, sehingga bisa menghasilkan data pelatihan yang lebih relevan dan berfokus pada sudut pandang robot.
Hal ini menjadi jawaban atas tantangan besar dalam robotika, yaitu pengumpulan data pelatihan yang memadai dan berkualitas untuk meningkatkan kemampuan belajar dan pengambilan keputusan robot.
Strategi Ekspansi dan Standarisasi Robotik Global
Nvidia juga mengumumkan rencana memperluas kemitraan robotik humanoid ke luar China, termasuk pasar Amerika Serikat, Eropa, dan Korea Selatan. Meskipun nama mitra belum diungkap, tujuan utamanya adalah menciptakan platform robot standar dengan fitur keamanan bawaan seperti Secure Boot dan Confidential Computing. Fitur ini memastikan hanya perangkat lunak terverifikasi yang dapat dijalankan pada robot, menjaga keamanan dan keandalan sistem.