Boox Go 6 Gen II Rilis dengan RAM Lebih Lega dan Dukungan Stylus, Harga Rp6,4 Jutaan
- Onyx Boox
Desain Terinspirasi Koper dan Empat Pilihan Warna
Bicara soal estetika, perangkat ini hadir dengan sentuhan desain yang tidak biasa. Bagian belakangnya mengusung motif yang terinspirasi dari koper, memberikan kesan klasik sekaligus modern. Bobotnya yang hanya 160 gram dengan ketebalan 6,8 mm membuat e-reader ini sangat nyaman digenggam dengan satu tangan dalam waktu lama.
Dimensinya yang sebesar 149 x 109 mm membuatnya mudah dimasukkan ke dalam saku jas atau tas selempang kecil. Perangkat ini tersedia dalam empat varian warna, yaitu Polum, Stone, Shell, dan Custard. Pilihan warnanya cukup unik dan memberikan ruang personalisasi bagi pengguna yang ingin perangkat bacanya tampil sedikit berbeda dari e-reader hitam putih pada umumnya.
Android 11 dan Konektivitas Modern
Salah satu kekuatan utama e-reader Boox sejak lama adalah penggunaan sistem operasi Android. Boox Go 6 Gen II berjalan di atas Android 11, yang membuka akses penuh ke Google Play Store. Artinya, Anda tidak hanya terpaku pada aplikasi bawaan, tetapi juga bisa menginstal Kindle, Kobo, aplikasi berita, atau bahkan platform menulis seperti aplikasi Office selama masih nyaman dilihat di layar E Ink.
Urusan transfer data, perangkat ini dibekali port USB-C serta dukungan Wi-Fi dual-band. Kehadiran Wi-Fi 5 GHz memastikan proses mengunduh buku atau menyinkronkan dokumen berjalan lebih stabil dan kencang. Kombinasi ini menjadikannya lebih dari sekadar alat baca, melainkan terminal produktivitas ringan untuk konsumsi teks sehari-hari.
Baterai 1.500 mAh untuk Waktu Baca Panjang
Keunggulan khas layar E Ink adalah konsumsi dayanya yang sangat rendah. Boox membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas 1.500 mAh. Dalam penggunaan normal sebagai pembaca buku, daya sebesar itu sanggup menemani Anda selama berhari-hari, bahkan mungkin berminggu-minggu, tanpa harus sering mencari colokan listrik.
Ini menjadikan Go 6 Gen II sebagai teman perjalanan yang andal. Baik saat commuting di kereta, menunggu antrean, atau bersantai di kafe, Anda tidak perlu dibayangi rasa cemas kehabisan baterai. Ketahanan ini tentu menjadi nilai jual besar dibandingkan membaca di layar ponsel yang jauh lebih boros daya.