Donald Trump Pede Sebut Intel dan Apple Sepakat Bikin Chip Nasional AS

Donald Trump Langkahkan 115 Sanksi Baru terhadap Iran, Ini Dampaknya!
Sumber :
  • whyy

 

img_title Lenovo Lecoo Air 14 Resmi Meluncur, Laptop Super Ringan Berbasis Intel Project Firefly

Dengan kata lain, jika kerja sama ini jalan, yang berubah adalah “pabrik pembuatnya”, bukan arsitektur Apple Silicon itu sendiri. TSMC tetap menjadi mitra utama untuk node paling canggih yang dipakai di iPhone dan lini M‑series kelas atas, sementara Intel berpotensi menangani varian entry‑level di node yang sedikit di bawahnya. Pasalnya, kapasitas node terdepan TSMC makin penuh karena permintaan chip AI dari Nvidia, AMD, dan pemain besar lain.

 

img_title Bocoran Casing iPhone Ultra Ungkap Dual Kamera & Touch ID!

Anehnya, pernyataan Trump ini datang hanya dua hari setelah Intel mengumumkan bahwa proses 18A‑P—versi “performance‑enhanced” dari 18A—telah masuk tahap risk production, yang diumumkan di VLSI Symposium di Honolulu.

 

img_title Fitur Baru iOS 26.6: Solusi Setengah Hati Atasi Spam?

Intel mengklaim 18A‑P menawarkan 9% performa lebih tinggi pada daya yang sama dibanding 18A, atau 18% daya lebih rendah pada performa yang sama, ditambah peningkatan ketahanan termal dan kompatibilitas penuh dengan design rules 18A, sehingga IP yang sudah ada bisa dipakai ulang tanpa redesign besar.

Tahap risk production berarti proses tersebut cukup matang untuk menjalankan produksi awal dan sampel bagi pelanggan, meski belum di level volume massal. 

 

Pasar pun langsung merespons klaim Trump dan kabar kemajuan 18A‑P. Saham Intel sempat melonjak hingga sekitar 9% dalam perdagangan pra‑pembukaan setelah komentar Trump soal kemitraan dengan Apple, memperpanjang reli yang sudah mengangkat valuasi perusahaan lebih dari 400% dalam 12 bulan terakhir hingga kapitalisasi pasarnya sekitar 600 miliar dolar AS.

 

Perlu dicatat, pemerintah AS saat ini memegang sekitar 10% saham Intel sebagai bagian dari dukungan strategis terhadap ekosistem semikonduktor domestik. Karena itu, setiap kabar kemajuan besar—termasuk potensi pelanggan besar seperti Apple—punya dimensi politik dan geopolitik, bukan sekadar bisnis.