Cara Menghitung Deret Angka SKD CPNS 2024 dan Contoh Soal Lengkap
- umsu
Gadget – Proses seleksi CPNS 2024 sudah di depan mata, dan salah satu bagian terpenting dalam tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) adalah kemampuan menjawab soal deret angka. Meskipun terlihat sederhana, soal ini sering kali menjebak dan membutuhkan pemahaman pola yang kuat serta kemampuan berhitung cepat. Artikel ini akan memberikan penjelasan lengkap mengenai cara menghitung deret angka, contoh soal, serta strategi efektif untuk menghadapinya.
Apa Itu Deret Angka dalam Tes SKD?
Deret angka merupakan bagian dari tes kemampuan kuantitatif di SKD yang bertujuan untuk mengukur kemampuan logika numerik dan analisis peserta. Soal deret angka mengharuskan peserta menemukan pola dalam rangkaian angka dan memprediksi angka berikutnya yang sesuai.
Berikut adalah beberapa tipe pola deret angka yang biasa muncul dalam SKD:
- Pola Penambahan atau Pengurangan Tetap: Contohnya adalah deret 3, 6, 9, 12, di mana setiap angka bertambah 3.
- Pola Perkalian atau Pembagian Tetap: Misalnya, deret 2, 4, 8, 16, yang menggandakan setiap angka sebelumnya.
- Pola Kombinasi (Penambahan dan Perkalian): Menggabungkan dua atau lebih pola matematika dalam satu deret.
Langkah-Langkah Menghitung Deret Angka
Berikut adalah langkah-langkah umum untuk memecahkan soal deret angka dalam tes SKD CPNS:
- Perhatikan Pola Sederhana: Identifikasi pola dasar seperti penambahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian.
- Periksa Pola Ganda: Jika tidak ditemukan pola sederhana, cobalah untuk melihat perubahan antar angka atau kombinasi pola.
- Gunakan Perhitungan Sistematis: Buat perhitungan manual untuk memastikan pola yang ditemukan akurat.
- Uji Pola yang Ditemukan: Setelah menemukan pola, gunakan pola tersebut untuk memprediksi angka berikutnya dan periksa kecocokan dengan rangkaian sebelumnya.
Contoh Soal dan Pembahasan
Berikut adalah beberapa contoh soal deret angka yang sering muncul dalam tes SKD CPNS beserta pembahasannya:
Contoh Soal 1
Deret angka: 2, 4, 8, 16, ...
Pembahasan:
Pola yang terlihat adalah perkalian 2 (2 × 2 = 4, 4 × 2 = 8, dan seterusnya). Maka, angka berikutnya adalah 16 × 2 = 32.
Contoh Soal 2
Deret angka: 5, 8, 12, 17, ...
Pembahasan:
Di sini terlihat bahwa pola penambahan bertambah secara berurutan (5 + 3 = 8, 8 + 4 = 12, 12 + 5 = 17). Maka, angka berikutnya adalah 17 + 6 = 23.
Contoh Soal 3
Deret angka: 1, 1, 2, 6, 24, ...
Pembahasan:
Pola ini adalah hasil dari perkalian bertahap (1 × 1 = 1, 1 × 2 = 2, 2 × 3 = 6, 6 × 4 = 24). Maka, angka berikutnya adalah 24 × 5 = 120.