Reaksi Mengejutkan Thom Haye Ketika Tau Akan Dilatih Patrick Kluivert
- ig/@thomhaye
Gadget – Gelandang andalan Timnas Indonesia, Thom Haye, tak dapat menyembunyikan rasa takjubnya saat mengetahui dirinya kembali akan bekerja di bawah arahan Patrick Kluivert.
Reuni yang tak terduga ini menandai babak baru perjalanan Haye bersama skuad Garuda dan menjadi sorotan utama jelang laga penting melawan Bahrain.
Penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia terjadi setelah PSSI mengakhiri kontrak Shin Tae Yong pada 6 Januari lalu.
Kehadiran Kluivert membawa harapan baru bagi pecinta sepak bola nasional, termasuk Thom Haye yang siap menyambut kolaborasi dengan sosok yang pernah menjadi mentornya di masa lalu.
Reuni Setelah 17 Tahun
Pertemuan antara Thom Haye dan Patrick Kluivert sejatinya bukanlah hal baru. Keduanya pernah bekerja sama di tim muda AZ Alkmaar lebih dari satu dekade lalu.
Kala itu, Haye masih meniti karier sebagai pemain muda binaan klub, sementara Kluivert baru memulai langkahnya sebagai pelatih usai gantung sepatu pada 2008.
Dalam sebuah wawancara, Haye menceritakan bagaimana Kluivert, melalui koneksi dengan Louis van Gaal yang kala itu melatih tim senior AZ Alkmaar, berperan penting dalam pengembangan tim muda.
Kluivert kerap berbagi pengalaman berharga dan memberikan pelatihan intensif yang membentuk mentalitas serta kemampuan para pemain muda, termasuk Haye.
Momen ini menjadi semakin spesial ketika Haye membagikan sebuah foto kenangan di media sosial. Foto yang diambil oleh ayahnya pada Mei 2008 itu menunjukkan Kluivert tengah memberi instruksi kepada Haye di lapangan latihan AZ Alkmaar. Kini, setelah 17 tahun, mereka kembali bertemu di level tim nasional.
“Sungguh gila memikirkan saya akan bekerja dengannya lagi setelah 17 tahun. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” ujar Haye.
Laga Penentu Melawan Bahrain
Kolaborasi antara Patrick Kluivert dan Thom Haye akan diuji untuk pertama kalinya pada 25 Maret mendatang saat Timnas Indonesia menjamu Bahrain dalam babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pertandingan ini menjadi ujian berat sekaligus kesempatan emas untuk membuktikan bahwa pengalaman dan sinergi keduanya mampu memberikan dampak positif bagi skuad Garuda.