Virus HKU5-CoV-2 Baru Mirip Covid-19 Ditemukan di China, Berpotensi Infeksi Manusia

Virus HKU5-CoV-2 Baru Mirip Covid-19 Ditemukan di China, Berpotensi Infeksi Manusia
Sumber :
  • Dok. rs.unud.ac.id

Gadget – Tim ilmuwan di China kembali mengungkap penemuan yang menggemparkan dunia kesehatan. Mereka menemukan virus corona baru yang mirip Covid-19 dan berpotensi menular ke manusia. Virus ini berasal dari kelelawar pipistrelle Jepang dan diyakini dapat menginfeksi sel manusia melalui mekanisme yang serupa dengan SARS-CoV-2.

Apple Dominasi Pasar Smartphone 2025: Raih 20% Pangsa Global

Penelitian ini dipimpin oleh Shi Zhengli, seorang ahli virologi terkemuka di Laboratorium Guangzhou, bekerja sama dengan tim dari Guangzhou Academy of Sciences, Wuhan University, dan Wuhan Institute of Virology (WIV). Hasil studi ini dipublikasikan dalam jurnal Cell pada 18 Februari 2025.

Virus baru ini diberi nama HKU5-CoV-2 dan dikategorikan sebagai turunan dari virus corona HKU5 yang sebelumnya ditemukan pada kelelawar. Para ilmuwan mengkhawatirkan bahwa virus ini dapat menular ke manusia melalui mekanisme yang mirip dengan SARS, MERS, dan Covid-19.

Resmi: Google Gemini Akan Mendukung Transformasi Besar Siri Apple

Kemampuan Virus Masuk ke Sel Manusia

Dalam penelitian yang dikutip dari Firstpost (21/2/2025), virus corona terbagi ke dalam beberapa kategori, tetapi hanya sedikit di antaranya yang bisa menginfeksi manusia. Namun, HKU5-CoV-2 memiliki kemampuan unik yang membuatnya patut diwaspadai.

FSR Redstone AMD Diuji: Kualitas Gambar Meningkat, Tapi 'Frame Pacing' Jadi Masalah Utama

Para ilmuwan menemukan bahwa virus ini menggunakan protein permukaan sel yang sama dengan SARS-CoV-2, yaitu enzim ACE2 (Angiotensin-Converting Enzyme 2), yang memungkinkan virus menempel dan masuk ke dalam sel manusia. Selain itu, HKU5-CoV-2 memiliki fitur situs pembelahan furin, yang mempercepat proses infeksi pada sel manusia.

Uji laboratorium menunjukkan bahwa HKU5-CoV-2 dapat menginfeksi jaringan usus dan paru-paru manusia, baik melalui penularan langsung maupun melalui inang perantara.

Lebih Berbahaya dari Virus Sebelumnya?

Dalam laporan yang dipublikasikan, para ilmuwan memperingatkan bahwa HKU5-CoV-2 memiliki potensi lebih besar untuk beradaptasi dengan sel manusia dibandingkan virus pendahulunya. Ini berarti, kemungkinan infeksi pada manusia lebih tinggi, meskipun belum ada bukti bahwa virus ini telah menyebar secara luas.

"Analisis struktural dan fungsional menunjukkan bahwa HKU5-CoV-2 lebih mampu beradaptasi dengan reseptor ACE2 manusia dibandingkan garis keturunan HKU5 sebelumnya," tulis para peneliti dalam jurnal Cell.

Dampak pada Industri Vaksin

Halaman Selanjutnya
img_title