Cuma 15 Menit! Begini Cara Mudah Nguras Radiator Mobil di Rumah Tanpa ke Bengkel, Mesin Langsung Adem Lagi!
- lifeworks
5. Isi Ulang dengan Coolant Baru
Setelah radiator benar-benar bersih dan kosong, pasang kembali baut pembuangan. Kemudian isi radiator dengan cairan coolant baru hingga penuh, sesuai dengan kapasitas yang disarankan oleh pabrikan mobil. Jangan lupa isi juga tangki cadangan sampai batas maksimum (biasanya ditandai dengan tulisan “MAX”).
Gunakan cairan coolant berkualitas yang direkomendasikan oleh pabrikan. Hindari penggunaan air biasa tanpa campuran coolant, karena bisa menimbulkan karat di dalam sistem pendingin dan menurunkan kemampuan radiator dalam menjaga suhu mesin.
6. Nyalakan Mesin dan Cek Level Air
Setelah radiator diisi penuh, hidupkan mesin dalam kondisi tutup radiator masih terbuka selama beberapa menit. Tujuannya adalah untuk mengeluarkan udara yang terjebak di dalam sistem pendingin (proses ini disebut bleeding). Jika level air berkurang karena udara keluar, tambahkan kembali coolant sampai penuh. Setelah selesai, tutup radiator dan tangki cadangan dengan rapat.
Tanda Radiator Perlu Dikuras
Radiator yang kotor atau sudah lama tidak dikuras biasanya menunjukkan beberapa gejala. Misalnya, air radiator berubah warna menjadi keruh atau kecokelatan, mesin lebih cepat panas atau overheat, pendinginan mesin tidak maksimal, atau sudah lebih dari satu tahun tidak dilakukan penggantian cairan. Jika salah satu tanda tersebut muncul, sebaiknya segera lakukan pengurasan agar sistem pendingin kembali optimal.
Tips Tambahan agar Radiator Tetap Awet
Untuk menjaga kinerja radiator tetap prima, lakukan pengurasan secara berkala setidaknya satu tahun sekali atau setiap menempuh jarak 20.000 hingga 30.000 kilometer. Selain itu, hindari membuka tutup radiator saat mesin masih panas, karena tekanan air panas bisa menyebabkan luka bakar serius.
Gunakan selalu cairan coolant yang memiliki kemampuan tahan panas dan anti karat. Bila mobil sering digunakan untuk perjalanan jauh atau kondisi jalanan macet yang membuat mesin bekerja lebih keras, sebaiknya periksa kondisi radiator lebih sering.
Selain itu, pastikan kipas pendingin, thermostat, dan water pump berfungsi dengan baik, karena komponen-komponen ini juga berperan penting dalam menjaga suhu mesin tetap stabil. Radiator yang sehat tapi didukung komponen rusak tetap bisa menyebabkan mesin overheat.