Penyerang Diaspora Norwegia Siap Perkuat Timnas U-17, Nova Arianto Buka Suara Soal Kans ke Piala Dunia
- FB Daniel Johnsen
Gadget – Timnas Indonesia U-17 tengah menjadi sorotan publik. Setelah kegagalan Timnas senior di Kualifikasi Piala Dunia 2026, perhatian kini tertuju pada generasi muda yang dipimpin pelatih Nova Arianto. Kabar terbaru datang dari bergabungnya satu penyerang diaspora baru yang siap memperkuat Garuda Asia menjelang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Nama yang dimaksud adalah Nicholas Indra Mjosund, pemain muda yang berdarah Indonesia-Norwegia. Ia dipastikan akan segera merapat ke pemusatan latihan (TC) timnas U-17, meski pelatih Nova masih belum memastikan keikutsertaannya dalam skuad final untuk turnamen dunia tersebut.
“Nicholas baru bergabung pada tanggal 28 Oktober, tapi kita lihat nanti apakah dia bisa dibawa ke Piala Dunia atau tidak,” ujar Nova Arianto dalam sesi latihan di Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Nicholas sebelumnya sempat mengikuti TC bersama Timnas U-17 beberapa bulan lalu, namun belum pernah tampil secara resmi. Ia dikenal sebagai penyerang sayap dengan kemampuan kecepatan dan akurasi umpan yang baik. Pemain berusia 16 tahun ini memiliki darah Solo dari sang ibu, sementara ayahnya berasal dari Norwegia.
Target Nova Arianto: Tembus Babak Knockout Piala Dunia U-17 2025
Timnas Indonesia U-17 sudah dipastikan tampil di Piala Dunia U-17 2025 setelah mencapai babak perempat final Piala Asia U-17 2025 yang digelar pada April lalu. Pencapaian itu menjadi yang kedua kalinya secara beruntun, setelah sebelumnya Indonesia tampil sebagai tuan rumah di edisi 2023.
Nova menyebut, fokus utama bukan hanya soal hasil, tapi juga soal bagaimana pemain menikmati pengalaman tampil di turnamen tertinggi kelompok usia mereka.
“Kalau target pribadi saya, semoga kita bisa lolos dari fase grup. Tapi saya tidak ingin memberikan beban besar kepada pemain. Yang terpenting mereka menikmati turnamen ini,” tegas Nova.
Pada edisi sebelumnya, skuad Garuda Asia asuhan Bima Sakti gagal melangkah dari fase grup. Kini, Nova berharap generasi baru yang ia bentuk—dengan tambahan pemain diaspora seperti Nicholas—dapat melangkah lebih jauh.
TC Timnas U-17 telah dimulai sejak awal Oktober 2025. Para pemain menjalani persiapan intensif di Jakarta sebelum bertolak ke Qatar pada awal November. Nova menegaskan bahwa pemusatan latihan ini akan menjadi ajang terakhir untuk menentukan komposisi pemain terbaik.
Dengan kehadiran Nicholas, Nova berharap lini depan timnya semakin tajam. Ia menilai kompetisi internal di antara pemain akan membuat tim lebih siap menghadapi lawan-lawan tangguh di grup Piala Dunia nanti.
“Pemain harus saling bersaing secara sehat. Siapa pun yang terpilih, itu hasil kerja keras mereka sendiri,” tutur Nova.
Kegagalan Timnas Senior Jadi Pelecut Semangat
Sementara itu, perhatian terhadap tim muda meningkat setelah Timnas Indonesia senior gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Dalam dua laga terakhir kualifikasi, skuad asuhan Patrick Kluivert harus menyerah 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak.
Kegagalan tersebut membuat PSSI kini menaruh harapan besar kepada generasi muda. Nova pun mengaku siap menjawab tantangan itu dengan membawa semangat baru dari skuad U-17.
“Ini momentum untuk menunjukkan bahwa masa depan sepak bola Indonesia tetap cerah,” ujar Nova optimistis.
Profil Singkat Nicholas Indra Mjosund
Nama lengkap: Nicholas Indra Mjosund
Usia: 16 tahun
Kewarganegaraan: Norwegia – Indonesia
Posisi: Penyerang sayap
Asal darah Indonesia: Solo, Jawa Tengah
Nicholas diketahui bermain di klub akademi lokal Norwegia dan memiliki performa yang cukup menonjol di level junior. Ia disebut punya keunggulan dalam kecepatan dan insting menyerang. Jika resmi dibawa ke Qatar, ia akan menjadi salah satu pemain diaspora termuda di skuad Garuda Asia.
Dengan jadwal Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar pada November, para pemain Timnas Indonesia U-17 memiliki waktu sekitar satu bulan untuk mematangkan taktik. Nova berharap kehadiran Nicholas dan beberapa nama baru dapat memperkuat keseimbangan tim.
Optimisme publik kini mulai tumbuh kembali. Setelah kekecewaan di level senior, sorotan beralih ke Garuda muda yang membawa semangat baru dan harapan masa depan sepak bola Indonesia.
“Bagi saya, yang terpenting adalah proses dan perkembangan pemain. Jika mereka tampil percaya diri, hasil akan mengikuti,” tutup Nova Arianto.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |