Sosok Heimir Hallgrimsson Masuk Radar Timnas Indonesia, Dokter Gigi yang Bawa Islandia ke Piala Dunia
- FB Federasi Sepak Bola Islandia
Heimir Hallgrimsson dikenal sebagai sosok yang unik dalam dunia sepak bola. Pria kelahiran 10 Juni 1967 itu berprofesi ganda sebagai pelatih dan dokter gigi. Ia sempat membuka klinik kecil di pulau Heimaey, Islandia, sebelum terjun penuh ke dunia kepelatihan.
Karier Hallgrimsson menanjak saat menjadi bagian dari tim kepelatihan Islandia bersama Lars Lagerback pada 2011. Dua tahun kemudian, ia ditunjuk sebagai pelatih kepala dan sukses membawa negaranya mencetak sejarah besar.
Pada Euro 2016, Islandia tampil sensasional dengan menyingkirkan Inggris 2-1 di babak 16 besar dan melaju ke perempat final. Kesuksesan itu berlanjut di Kualifikasi Piala Dunia 2018, ketika Hallgrimsson memimpin Islandia menempati puncak grup dengan mengalahkan Kroasia, Turki, dan Belanda. Itu menjadi kali pertama Islandia lolos ke ajang Piala Dunia.
Karier Klub dan Tim Nasional
Sebelum melatih Irlandia, Hallgrimsson sempat menangani Timnas Jamaika sejak September 2022 hingga Juli 2024. Ia juga pernah menukangi klub Al-Arabi SC di Qatar pada periode 2018 hingga 2021.
Berikut perjalanan karier kepelatihan Heimir Hallgrimsson:
Pelatih ÍBV Vestmannaeyjar (2006–2011)
Asisten pelatih Timnas Islandia (2011–2013)
Pelatih kepala Timnas Islandia (2013–2018)
Pelatih Al-Arabi SC (2018–2021)
Pelatih Timnas Jamaika (2022–2024)
Pelatih Timnas Irlandia (2024–sekarang)
Di level tim nasional, Hallgrimsson dikenal dengan formasi 3-4-2-1 yang menekankan keseimbangan dan transisi cepat. Filosofinya berfokus pada kekompakan, disiplin, serta kerja tim yang kuat, karakteristik yang dianggap cocok dengan gaya bermain yang ingin dibangun PSSI untuk Timnas Indonesia.
Pelatih dengan Pendekatan Unik
Hallgrimsson bukan hanya dikenal karena prestasi, tetapi juga kepribadiannya yang dekat dengan masyarakat. Ia sering membuka sesi diskusi taktik bersama warga lokal sebelum pertandingan penting Islandia, sebuah pendekatan yang jarang dilakukan pelatih lain.
Dalam wawancaranya dengan BBC pada 2016, Hallgrimsson mengungkapkan bahwa ia tetap bekerja sebagai dokter gigi meski sedang melatih tim nasional. "Saya mencintai dua hal: sepak bola dan membantu orang. Saya tidak ingin meninggalkan salah satunya," katanya kala itu.
Peluang ke Timnas Indonesia
Apabila Federasi Irlandia memutuskan untuk berpisah dengan Hallgrimsson, PSSI kemungkinan besar akan memasukkan namanya dalam daftar resmi kandidat pelatih Garuda. Dengan pengalaman membawa negara kecil seperti Islandia ke panggung dunia, Hallgrimsson dinilai memiliki kapasitas membangun tim nasional dengan sumber daya terbatas seperti Indonesia.