3 Aplikasi Cliper Video Terbaik untuk Cuan dari YouTube Shorts
- ilustrasi
Perkembangan konten video pendek terus melesat, terutama melalui YouTube Shorts yang kini menjadi ladang baru bagi para kreator untuk meraih penghasilan. Seiring tren tersebut, profesi cliper video pun semakin diminati. Menariknya, untuk memulai, kreator tidak selalu membutuhkan perangkat mahal atau software rumit. Sebaliknya, cukup dengan aplikasi yang tepat, proses kliping video bisa dilakukan lebih cepat, efisien, dan berpotensi menghasilkan cuan.
Saat ini, ada beberapa aplikasi cliper video yang dirancang khusus untuk memudahkan pembuatan konten pendek. Aplikasi-aplikasi ini tidak hanya membantu memotong video, tetapi juga mendukung fitur penting seperti subtitle otomatis, format vertikal, hingga pemilihan momen menarik berbasis AI. Berikut tiga aplikasi cliper video yang banyak digunakan kreator karena dinilai praktis dan mendukung monetisasi.
Pertama adalah CapCut. Aplikasi ini sudah sangat populer di kalangan kreator pemula hingga profesional. CapCut menawarkan kemudahan editing dengan antarmuka yang sederhana, namun tetap kaya fitur. Pengguna bisa memotong video, menggabungkan klip, menambahkan teks, musik, efek visual, hingga transisi hanya dalam beberapa langkah. Selain itu, CapCut juga menyediakan fitur auto captions yang sangat membantu kreator Shorts, karena subtitle terbukti meningkatkan durasi tonton.
Selain itu, CapCut telah dibekali teknologi AI seperti auto reframing yang secara otomatis menyesuaikan video ke format vertikal. Dengan fitur ini, kreator bisa mengubah video panjang menjadi klip Shorts tanpa harus mengatur ulang frame secara manual. Tak hanya itu, CapCut juga mendukung pembuatan banyak klip sekaligus atau bulk clips, sehingga produktivitas bisa meningkat signifikan. Semakin banyak video pendek yang diunggah, maka peluang mendapatkan views dan monetisasi pun semakin besar.
Aplikasi kedua adalah Riverside YouTube Shorts Maker. Berbeda dengan CapCut yang berbasis editing manual, Riverside menawarkan pendekatan otomatis dengan bantuan AI. Aplikasi ini mampu mengubah video berdurasi panjang, seperti podcast atau wawancara, menjadi beberapa klip pendek siap unggah. Menariknya, sistem AI akan mendeteksi bagian-bagian penting atau menarik dari video, sehingga kreator tidak perlu menonton ulang keseluruhan konten.