3 Film Jepang Drama Terbaik Februari 2026, Dari Netflix hingga Festival Internasional
- netflix
Selain kuat dari sisi cerita, Yakushima’s Illusion juga memanjakan mata lewat visual alam Jepang, khususnya lanskap Yakushima yang dikenal eksotis dan menenangkan. Naomi Kawase memanfaatkan keindahan alam tersebut sebagai simbol refleksi batin para tokohnya. Oleh karena itu, film ini cocok bagi penonton yang menyukai drama dengan tempo tenang namun sarat makna.
Sementara itu, film ketiga yang tak kalah menarik adalah Sham, sebuah drama psikologis dan sosial karya Takashi Miike. Film ini pertama kali diputar dalam rangkaian festival internasional pada 6 Februari 2026 dan langsung menuai diskusi luas.
Sham diangkat dari kasus nyata tentang seorang guru yang dituduh melakukan kekerasan, sebelum fakta sebenarnya perlahan terungkap. Dalam prosesnya, film ini menyoroti bagaimana prasangka publik, tekanan media, dan sistem hukum dapat memengaruhi nasib seseorang. Takashi Miike menyajikan cerita ini dengan pendekatan serius dan intens, jauh dari gaya ekstrem yang kerap melekat pada namanya.
Yang membuat Sham terasa kuat adalah keberaniannya mengajak penonton berpikir kritis. Film ini tidak hanya menampilkan konflik personal, tetapi juga menggugat cara masyarakat membentuk opini dan menghakimi sebelum kebenaran terungkap. Karena itulah, Sham dinilai sebagai salah satu film drama Jepang paling provokatif di Februari 2026.
Bagi penonton yang ingin menyusun agenda menonton, memahami ketersediaan dan suasana film menjadi hal penting. This Is I cocok bagi pencinta drama modern dengan sentuhan emosional yang hangat. Yakushima’s Illusion lebih pas untuk penonton yang menyukai drama reflektif dengan latar budaya dan alam Jepang. Sementara itu, Sham direkomendasikan bagi mereka yang tertarik pada drama sosial dan psikologis dengan isu nyata.
Dengan beragam tema dan pendekatan cerita, ketiga film ini menunjukkan bahwa film Jepang drama di Februari 2026 hadir dengan kualitas yang patut diperhitungkan. Dari layar streaming hingga panggung festival internasional, karya-karya tersebut membuktikan bahwa drama Jepang masih relevan, berani, dan mampu menyentuh emosi penonton lintas budaya.