Arda Güler Cetak Gol Roket, Real Madrid Hancurkan Elche 4-1!
- Getty Images/Florencia Tan Jun
Gadget – Real Madrid kembali menunjukkan dominasi di kandang sendiri. Dalam laga lanjutan LaLiga Spanyol 2025/2026, Los Blancos menjamu Elche di Santiago Bernabéu, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB, dan menang telak dengan skor 4-1. Yang paling mencuri perhatian? Gol sensasional Arda Güler dari wilayah sendiri yang menjadi penutup sempurna bagi kemenangan Madrid.
Dipimpin pelatih sementara Álvaro Arbeloa menggantikan Carlo Ancelotti yang sedang absen Real Madrid tampil percaya diri sejak menit awal. Meski butuh waktu untuk membongkar pertahanan Elche, Madrid akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-38 dan tak berhenti sampai laga usai.
Babak Pertama: Madrid Buka Keunggulan Lewat Set-Piece
Real Madrid kesulitan menembus lini pertahanan Elche di awal laga. Namun, kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-38 melalui Antonio Rüdiger. Bek Jerman itu sukses menanduk bola hasil tendangan sudut, mengoyak gawang Elche dan membawa Madrid unggul 1-0.
Tak puas hanya dengan satu gol, Madrid langsung menambah keunggulan enam menit kemudian. Di menit ke-44, Federico Valverde melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Elche. Skor berubah menjadi 2-0, dan Madrid masuk ruang ganti dengan keunggulan nyaman.
Babak Kedua: Huijsen Perpanjang Keunggulan, Elche Cetak Gol Bunuh Diri
Selepas jeda, Madrid tetap tampil agresif. Di menit ke-65, Dean Huijsen bek muda pinjaman dari Juventus menjadi bintang baru. Ia mencetak gol sundulan kedua Madrid dari situasi set-piece, memperbesar keunggulan menjadi 3-0.
Namun, Elche tak menyerah begitu saja. Di menit ke-75 (bukan menit ke-35 seperti disebut dalam laporan awal kemungkinan typo), tim tamu memperkecil ketertinggalan lewat gol bunuh diri Manuel Ángel, bek muda Madrid. Skor menjadi 3-1, memberi sedikit harapan bagi Elche.
Sayang, harapan itu pupus total di pengujung laga.
Gol Roket Arda Güler: Penutup Spektakuler di Menit 89
Di menit ke-89, Santiago Bernabéu bergemuruh. Arda Güler, gelandang muda Turki yang baru masuk sebagai pemain pengganti, melakukan sesuatu yang jarang terjadi: melepaskan tembakan dari wilayah pertahanan sendiri.
Bola meluncur deras, melewati separuh lapangan, dan masuk ke gawang Elche yang lengah. Kiper Dituro bahkan tak sempat bereaksi. Gol ini bukan hanya indah tapi juga sangat langka dan teknis, mengingatkan publik pada gol-gol legendaris ala David Beckham atau Xabi Alonso.
Skor akhir: Real Madrid 4–1 Elche.
Susunan Pemain
Real Madrid (4-3-3):
- Penjaga Gawang: Courtois
- Bek: Carvajal, Huijsen, Rüdiger, García
- Gelandang: Pitarch, Tchouaméni, Camavinga
- Penyerang: Valverde, Brahim Díaz, Vinícius Jr.
- (Catatan: Nama "Ajax" pada susunan awal kemungkinan kesalahan penulisan seharusnya Real Madrid)
Elche (4-2-3-1):
- Penjaga Gawang: Dituro
- Bek: Sangaré, Chust, Affengruber, Petrot, Valera
- Gelandang: Neto, Febas, Redondo, Cepeda
- Penyerang: André Silva
Analisis Taktik: Arbeloa Andalkan Set-Piece dan Transisi Cepat
Tanpa Ancelotti di pinggir lapangan, Arbeloa memilih pendekatan pragmatis namun efektif:
- Eksploitasi set-piece: Dua gol Madrid (Rüdiger & Huijsen) lahir dari situasi bola mati.
- Transisi cepat: Valverde dan Vinícius sering berlari dari sayap, memanfaatkan ruang di belakang bek Elche.
- Kebebasan kreatif: Arda Güler diberi ruang untuk bereksperimen dan hasilnya spektakuler.
Meski ada gol bunuh diri, performa Madrid secara keseluruhan solid, terutama di lini tengah dan pertahanan.
Apa Arti Kemenangan Ini bagi Real Madrid?
Kemenangan ini memperkuat posisi Madrid di puncak klasemen LaLiga, sekaligus menjadi momentum penting jelang laga-laga krusial di Liga Champions. Lebih dari itu, penampilan Arda Güler membuktikan bahwa ia siap menjadi bagian inti masa depan Madrid.
Bagi Elche, kekalahan ini memperburuk posisi mereka di papan bawah dan membuat ancaman degradasi semakin nyata.
Kesimpulan: Madrid Menang, Dunia Terpesona oleh Güler
Real Madrid vs Elche bukan sekadar laga biasa. Ini adalah panggung bagi bakat muda, strategi taktis, dan momen keajaiban sepak bola. Dan di tengah semua itu, Arda Güler mencatat namanya dengan tinta emas lewat gol yang akan dibicarakan selama bertahun-tahun.
Seperti kata fans di media sosial:
“Bukan cuma gol… itu puisi dalam bentuk tembakan.”
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |