Dua Pemain Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang dari Klub Eropa!
- PSSI
Gadget – Usai gelaran FIFA Series 2026, dua pemain asing Timnas Indonesia Justin Hubner dan Joey Pelupessy tiba-tiba menghilang dari skuad klub masing-masing di Eropa. Absennya mereka bukan karena cedera atau rotasi biasa, melainkan diduga kuat terkait masalah administrasi paspor dan izin kerja yang sedang mengguncang pemain berdarah Indonesia di Belanda dan sekitarnya.
Kasus ini awalnya mencuat saat NAC Breda melaporkan Dean James setelah kekalahan telak 0–6 dari Go Ahead Eagles. Sejak itu, efek domino terjadi: status Tim Geypens di FC Emmen dibekukan, Nathan Tjoe-A-On dilaporkan oleh TOP Oss, dan kini Justin Hubner dicoret dari Fortuna Sittard oleh keputusan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB).
Namun, ternyata dampaknya tak hanya terbatas di Belanda. Di Liga Belgia, Joey Pelupessy gelandang senior Timnas Indonesia yang memperkuat Lommel SK juga tidak masuk dalam daftar pemain pada laga melawan RWDM Brussels pada Minggu (5/4/2026) dini hari WIB, meski timnya menang 3–2.
Artikel ini mengupas kronologi hilangnya para pemain abroad Timnas Indonesia, akar masalah administrasi yang membelit mereka, serta dampak jangka panjang terhadap karier internasional mereka dan reputasi Timnas Indonesia di kancah global.
Justin Hubner Resmi Dicoret dari Fortuna Sittard oleh KNVB
Justin Hubner, bek tengah andalan Timnas Indonesia, tidak lagi terlihat dalam skuad Fortuna Sittard sejak pertandingan melawan AZ Alkmaar pada 5 April 2026. Padahal, sebelum jeda internasional Maret 2026, ia masih aktif bermain.
Menurut sumber internal klub, KNVB secara resmi melarang Hubner tampil karena izin kerjanya dipertanyakan menyusul investigasi atas legalitas paspor yang digunakan untuk mendaftar sebagai pemain profesional di Belanda.
Fortuna Sittard pun terpaksa mencoretnya dari daftar pemain tetap, bahkan tidak memasukkannya ke bangku cadangan. Ini menjadi pukulan telak bagi sang pemain yang telah tampil dalam 22 pertandingan musim ini.
Kekalahan 0–2 dari AZ Alkmaar tanpa kehadiran Hubner menunjukkan betapa pentingnya perannya di lini belakang Sittard sebuah kehilangan yang tidak hanya dirasakan klub, tapi juga Timnas Indonesia menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026.