Setelah Bobotoh Bentangkan Spanduk "Shut Up KDM", Dedi Mulyadi Menjawab Begini...
- IG/indonesiafootball_fans
Bonus disebut mencapai Rp5 miliar
Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa bonus tersebut direncanakan untuk lima pertandingan dari tujuh laga tandang. Setiap pertandingan yang masuk skema bonus disebut bernilai Rp1 miliar.
Dengan hitungan itu, total uang yang akan diberikan mencapai Rp5 miliar. Bonus tersebut disebut sebagai bentuk dukungan agar Persib bisa mengejar target juara tiga kali berturut-turut.
Dedi menegaskan bahwa saat pembahasan itu berlangsung, ia sempat menanyakan apakah aliran dana berupa bonus dari pihak luar diperbolehkan menurut aturan. Menurut Dedi, top manajemen Persib menjawab bahwa tidak ada pelanggaran.
Pertanyaan soal aturan itu disebut tidak hanya muncul sekali. Dedi menyampaikan bahwa ia berusaha memastikan sejak awal agar pemberian bonus tidak menimbulkan persoalan.
Dedi sebut publikasi dilakukan demi transparansi
Dalam penjelasannya, Dedi juga menyebut Maruarar Sirait sebenarnya tidak ingin niat pemberian bonus Rp5 miliar itu disampaikan kepada publik. Namun, Dedi mengaku memiliki pandangan berbeda.
Ia mengatakan bahwa sebagai orang yang menjunjung transparansi, setiap pengelolaan keuangan perlu disampaikan. Menurutnya, publik perlu mengetahui adanya aliran uang yang diberikan sebagai bentuk kecintaan dan tekad agar Persib bisa meraih hattrick juara.
Dedi juga menyampaikan bahwa ia sempat menanyakan hingga tiga kali kepada manajemen Persib apakah informasi tersebut boleh dipublikasikan. Menurutnya, pihak manajemen menyatakan boleh.
Penjelasan ini disampaikan Dedi agar polemik tidak terus melebar di media sosial. Ia berharap persoalan tersebut tidak lagi menjadi perdebatan panjang.
KDM minta Persib fokus ke pertandingan
Setelah menjelaskan kronologi, Dedi Mulyadi meminta agar pembahasan soal bonus tidak dilanjutkan secara berlarut-larut. Ia ingin Persib fokus menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
Menurut Dedi, harapan utama adalah agar Persib bisa mencapai target juara untuk ketiga kalinya. Karena itu, energi yang ada sebaiknya diarahkan untuk mendukung perjuangan tim di lapangan.
Ia juga kembali menyampaikan terima kasih atas saran dan kritik dari Bobotoh. Dalam penutup pernyataannya, Dedi menekankan agar semangat yang muncul digunakan untuk bertanding habis-habisan, bukan berdebat habis-habisan di media sosial.