Pihak dr Richard Lee Buka Suara Setelah Sertifikat Mualafnya Dicabut Hanny Kristianto
- Hanny Kristianto dan dr Richard Lee bersama Ustaz Zakir Naik / Youtube Reyben Entertainment
Alasan Hanny Kristianto Mencabut Sertifikat
Hanny Kristianto menyampaikan sejumlah alasan di balik keputusannya mencabut sertifikat mualaf dr Richard Lee. Salah satu hal yang disinggung adalah soal konsistensi dalam beribadah.
Selain itu, Hanny juga menyoroti dugaan status agama di KTP dr Richard Lee. Ia berasumsi bahwa kolom agama di KTP sang dokter masih tercatat Katolik, bukan Islam.
“Saya tidak mau sertifikat (mualaf) yang dikeluarkan itu tidak digunakan. Faktanya, sampai hari ini di KTP-nya masih beragama Katolik,” tegas Hanny dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.
Hanny juga menyampaikan kekhawatiran bahwa sertifikat mualaf tersebut akan digunakan sebagai bagian dari perkara hukum dalam perselisihan dr Richard Lee dengan Doktif.
“Saya juga tidak mau sertifikat mualaf tersebut menjadi barang bukti atau bahan di pengadilan untuk saling menyerang dengan sesama muslim,“ jelasnya.
“Karena ada disebutkan akan dipakai sebagai konstruksi hukum,“ papar Hanny Kristianto.
Foto di Gereja Ikut Jadi Sorotan
Dalam penjelasannya, Hanny Kristianto juga menyinggung beredarnya foto dr Richard Lee bersama istrinya di gereja pada malam Natal. Hal itu menjadi salah satu pemicu kecurigaannya.
“Ada foto dia sama istrinya di Gereja Katolik, karena posisi duduknya berbeda,” ungkapnya.
Hanny kemudian menjelaskan bahwa sertifikat mualaf tersebut dinilai telah masuk ke dalam polemik yang lebih luas. Ia menyebut dokumen itu justru menjadi bahan untuk saling menyerang.
“Ini malah dibuat bahan berantam atau bahan saling menyerang, makanya saya putuskan untuk mencabut sertifikat mualafnya,” ujar Hanny Kristianto.
Meski demikian, Hanny Kristianto juga menekankan bahwa pencabutan sertifikat tidak berarti menarik status keislaman dr Richard Lee. Ia disebut tetap menyatakan bahwa status keislaman dr Richard Lee tidak ikut dicabut.
Pencabutan Sertifikat Tidak Sama dengan Menarik Keyakinan
Bagian ini menjadi penting karena polemik sertifikat mualaf mudah disalahpahami. Dalam bahan yang tersedia, Hanny Kristianto mencabut sertifikat, tetapi tidak menyatakan mencabut status keislaman dr Richard Lee.
Di sisi lain, pihak dr Richard Lee juga merespons dengan menempatkan keyakinan sebagai urusan pribadi antara manusia dan Tuhan. Pernyataan itu menjadi inti sikap mereka setelah keputusan Hanny Kristianto menjadi sorotan publik.