Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Dicabut, Ini Bedanya Dokumen dan Keyakinan Pribadi

Pihak dr Richard Lee Buka Suara Setelah Sertifikat Mualafnya Dicabut
Sumber :
  • Hanny Kristianto dan dr Richard Lee bersama Ustaz Zakir Naik / Youtube Reyben Entertainment

Namun, sekitar setahun setelah kabar mualaf itu, status keagamaan dr Richard Lee kembali menjadi perbincangan publik. Situasi semakin ramai setelah Hanny Kristianto memutuskan mencabut sertifikat mualaf milik sang dokter.

img_title Lenovo Yoga Pro 7 15ASH11 Tawarkan Layar OLED Terang dan VRAM Jumbo

Alasan Hanny Kristianto Mencabut Sertifikat

Hanny Kristianto menyampaikan sejumlah alasan di balik keputusannya mencabut sertifikat mualaf dr Richard Lee. Salah satu hal yang disinggung adalah konsistensi dalam beribadah.

img_title Headset Gaming Rapoo VE3 Bawa Fitur Baterai Tukar Pasang Anti Ribet

Ia juga menyoroti dugaan status agama pada KTP dr Richard Lee. Hanny berasumsi bahwa kolom agama pada KTP sang dokter masih tercatat Katolik, bukan Islam.

“Saya tidak mau sertifikat (mualaf) yang dikeluarkan itu tidak digunakan. Faktanya, sampai hari ini di KTP-nya masih beragama Katolik,” tegas Hanny dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.

img_title Xiaomi 17T Pro vs Samsung Galaxy S26: Perbandingan Spesifikasi, Kamera, Baterai dan Harga

Pernyataan itu menjadi salah satu bagian yang membuat polemik ini ramai dibahas. Namun, penting dicatat bahwa keterangan tersebut merupakan alasan yang disampaikan Hanny Kristianto dalam konteks pencabutan sertifikat.

Sertifikat Disebut Terkait Perselisihan Hukum

Selain soal KTP dan konsistensi ibadah, Hanny Kristianto juga menyinggung dugaan bahwa sertifikat mualaf dr Richard Lee akan digunakan dalam perselisihan dengan Doktif.

Ia menyampaikan kekhawatiran apabila sertifikat tersebut ikut masuk sebagai barang bukti atau bahan dalam proses hukum.

“Saya juga tidak mau sertifikat mualaf tersebut menjadi barang bukti atau bahan di pengadilan untuk saling menyerang dengan sesama muslim,“ jelasnya.

“Karena ada disebutkan akan dipakai sebagai konstruksi hukum,“ papar Hanny Kristianto.

Dari penjelasan tersebut, polemik sertifikat mualaf tidak hanya berkaitan dengan dokumen keagamaan. Isu ini juga terseret ke ruang hukum karena disebut berpotensi digunakan dalam perselisihan yang sedang berjalan.

Foto di Gereja Ikut Disinggung

Hanny Kristianto juga menyinggung beredarnya foto dr Richard Lee bersama istrinya yang disebut berada di gereja pada malam Natal. Hal itu menjadi salah satu bagian yang ia sebut dalam penjelasannya.

“Ada foto dia sama istrinya di Gereja Katolik, karena posisi duduknya berbeda,” ungkapnya.

Hanny kemudian menyebut bahwa sertifikat mualaf tersebut dinilai sudah masuk ke dalam polemik yang lebih luas. Ia menyatakan dokumen itu justru dipakai sebagai bahan untuk saling menyerang.

Halaman Selanjutnya
img_title