Bukan Indonesia, ASUS Lebih Pilih Produksi Laptop Gaming Made in India

ASUS TUF A15 FA507NV
Sumber :
  • Asus

Gadget – Indonesia ternyata bukan pasar yang menarik buat produsen laptop asal Taiwan, ASUS. Mereka dikabarkan akan menaikkan jumlah produk laptopnya dan memilih untuk memproduksi laptop gaming mereka di India.

img_title Asus Adol PO102 Resmi Meluncur, Speaker Bluetooth Murah dengan IP67 dan Baterai 10 Jam

Dilansir melalui Economic Times India, ASUS memang berencana untuk meningkatkan produksi laptopnya sekitar 20-30 persen tahun ini. Bahkan menurut Head of Product and marketing untuk Bisnis Konsumer ASUS India, Paramjeet Singh Mehta, tahun ini ASUS akan memulai produksi laptop gaming di India.

 

img_title Asus Dawn 7 Pro Resmi Meluncur dengan Ryzen AI dan Layar 144Hz

“Produksi lokal di India yang kami lakukan sebelumnya baru memenuhi sekitar 10 persen dari permintaan laptop yang masuk,” ujar Paramjeet.

 

img_title Asus Kenalkan Empat Vivobook OLED Dengan Klaim Daya Tahan 25 Jam

Dia menjelaskan, angka pemenuhan kebutuhan pasar laptop ASUS di India akan mulai ditingkatkan kembali dengan melibatkan manufaktur lokal. Diharapkan, dengan strategi ini, jumlah produksi akan meningkat menjadi 20-30 persen tahun ini. Salah satunya dengan menambahkan lini produksi loptop gaming.

 

Dalam pengumuman yang dilakukan ASUS beberapa hari lalu, produksi laptop gaming ASUS TUF di pabrik India ternyata sudah berjalan. Meski diproduksi di negara padat sumber daya manusia, ASUS tidak berjanji harga penjualan unit laptop gaming akan menjadi murah. Pasalnya, komponen laptop sudah mengalami kenaikan yang melonjak drastis.

 

“Produksi lokal laptop gaming akan dimulai tahun ini. Menurut kami, ASUS adalah brand pertama yang melakukan hal ini,” ujar Paramjeet.

 

ASUS menargetkan 25–30% volume TUF dirakit di dalam negeri melalui kemitraan dengan pabrikan EMS di Chennai. Langkah ini membuat Asus menjadi salah satu pemain pertama yang benar‑benar mengalihkan sebagian produksi laptop gaming ke India, sejalan dengan strategi “Made in India” dan kebijakan pemerintah yang mendorong manufaktur lokal.

 

Dengan demikian, porsi “Made in India” di portofolio Asus akan naik dari sekitar 10% menjadi 20–30% berkat tambahan segmen gaming.

TUF Gaming, sebagai lini mainstream gaming Asus, menjadi fokus utama lokalisasi karena volumenya cukup besar dan marginnya masih bisa dioptimalkan lewat efisiensi biaya produksi lokal.

 

Secara garis besar, sejatinya, pangsa pasar laptop gaming ASUS di Indonesia jauh lebih dominan (mendekati 50% ke atas) dibanding di India, di mana ASUS “hanya” bermain di kisaran 30%‑an dan menargetkan kenaikan ke 30–40% dalam waktu dekat. Indonesia adalah salah satu pasar terkuat global untuk ROG/TUF, sementara India masih lebih kompetitif dengan beberapa brand besar lain membagi pasar gaming laptop.

 

Dalam sumber lain, eksekutif ASUS India menyebut gaming laptop kini menyumbang sekitar 25% pasar laptop konsumer India, dan ASUS menjadi salah satu frontrunner dengan target menaikkan market share gaming ke kisaran 30–40% dalam beberapa kuartal.