Perbandingan Indomobil Sprinto vs VinFast Viper, Mana Motor Listrik Terbaik 2026?
- vinfast
Motor listrik semakin diminati masyarakat Indonesia seiring meningkatnya kesadaran terhadap kendaraan ramah lingkungan dan efisiensi biaya operasional. Di tengah persaingan yang semakin ketat, dua model yang cukup menarik perhatian adalah Indomobil eMotor Sprinto dan VinFast Viper. Keduanya hadir sebagai motor listrik bergaya sporty yang menawarkan performa menjanjikan untuk kebutuhan mobilitas harian.
Meski sama-sama bermain di segmen yang serupa, kedua motor ini memiliki karakter yang berbeda. Indomobil Sprinto lebih menonjolkan fitur berkendara yang lengkap, sedangkan VinFast Viper menawarkan teknologi baterai modern dengan jarak tempuh yang lebih jauh. Lalu, mana yang lebih layak dipilih? Berikut ulasan lengkapnya.
Dari sisi performa, VinFast Viper unggul dalam hal tenaga. Motor listrik ini dibekali motor bertenaga hingga 5,2 kW. Angka tersebut lebih besar dibandingkan Indomobil Sprinto yang menggunakan motor berkekuatan 3,5 kW. Dengan tenaga yang lebih tinggi, Viper berpotensi memberikan akselerasi yang lebih baik saat digunakan di jalan perkotaan maupun saat melewati jalur yang membutuhkan tenaga ekstra.
Namun demikian, Sprinto tidak bisa dianggap remeh. Motor listrik besutan Indomobil ini memiliki torsi mencapai 195 Nm. Besarnya torsi tersebut membuat respons akselerasi terasa lebih spontan ketika tuas gas diputar. Bagi pengendara yang menyukai sensasi berkendara agresif dan responsif, Sprinto menawarkan pengalaman yang cukup menarik.
Untuk urusan kecepatan maksimum, kedua motor ini memiliki kemampuan yang hampir setara. Indomobil Sprinto mampu melaju hingga kisaran 90 sampai 95 km per jam. Sementara itu, VinFast Viper memiliki kecepatan puncak sekitar 90 km per jam. Selisihnya memang tidak terlalu jauh sehingga dalam penggunaan sehari-hari, perbedaan tersebut kemungkinan tidak akan terlalu terasa.
Masuk ke sektor baterai, VinFast Viper membawa keunggulan yang cukup signifikan. Motor ini menggunakan dua baterai LFP berkapasitas masing-masing 1,5 kWh. Teknologi Lithium Iron Phosphate atau LFP dikenal memiliki daya tahan yang lebih baik, lebih aman terhadap suhu tinggi, serta memiliki umur pakai yang relatif panjang.
Di sisi lain, Indomobil Sprinto mengandalkan baterai lithium berkapasitas 2,45 kWh. Meski kapasitasnya cukup besar, teknologi yang digunakan masih berbeda dengan baterai LFP yang diusung VinFast. Oleh karena itu, pengguna yang mengutamakan ketahanan baterai dalam jangka panjang mungkin akan lebih tertarik pada Viper.