Sistem Ekonomi dan Kelas Sosial di Yunani dan Romawi Kuno

Sistem Ekonomi dan Kelas Sosial di Yunani dan Romawi Kuno
Sumber :
  • fineArt America

Gadget – Yunani dan Romawi Kuno memiliki sistem ekonomi yang didasarkan pada perdagangan, pertanian, dan perbudakan.

Simak Fakta Sistem Kelas Sosial di Yunani dan Romawi Kuno!

Perdagangan memainkan peran penting dalam kedua peradaban ini, dengan kota-kota seperti Athena dan Roma bertindak sebagai pusat perdagangan utama di Mediterania.

Pertanian juga merupakan sektor penting dalam ekonomi Yunani dan Romawi Kuno. Tanaman utama yang ditanam termasuk gandum, anggur, dan zaitun. Peternakan juga dilakukan untuk menghasilkan susu, daging, dan kulit.

Sistem Kelas Sosial di Yunani dan Romawi Kuno!

Baik Yunani maupun Romawi Kuno menggunakan mata uang koin. Di Yunani, mata uang utama adalah drachma, sedangkan di Roma, mata uang utama adalah denarius.

Kedua budaya menggunakan mata uang koin. Romawi terkenal dengan praktik penurunan nilai mata uang untuk membiayai pengeluaran Kekaisaran.

Apple Dominasi Pasar Smartphone 2025: Raih 20% Pangsa Global

Kelas Sosial

Sistem kelas sosial di Yunani dan Romawi Kuno mengalami perubahan seiring waktu, namun pembagian dasar di Athena awal dan Roma terdiri dari orang merdeka, mantan budak, orang asing, dan perempuan. Hanya beberapa kelompok yang dihitung sebagai warga negara.

Yunani Kuno:

  • Budak: Golongan terendah dalam hierarki sosial, tidak memiliki hak dan diperlakukan sebagai harta benda.
  • Mantan budak (Metik): Budak yang telah dibebaskan, memiliki beberapa hak terbatas, namun masih dianggap inferior dibandingkan warga negara.
  • Metik: Orang asing yang tinggal di Athena secara permanen, dapat berpartisipasi dalam perdagangan dan kegiatan ekonomi, namun tidak memiliki hak politik penuh.
  • Warga negara: Golongan elit yang memiliki hak politik dan sosial penuh, termasuk hak untuk memilih, menjabat, dan memiliki tanah.
  • Perempuan: Meskipun merupakan bagian dari keluarga, perempuan tidak memiliki hak politik atau hukum yang independen. Mereka tunduk pada laki-laki dalam keluarga, baik ayah, suami, atau saudara laki-laki.

Romawi Kuno:

  • Budak: Sama seperti di Athena, budak di Romawi tidak memiliki hak dan diperlakukan sebagai properti.
  • Mantan budak (Libertini): Budak yang telah dibebaskan, memiliki beberapa hak terbatas, namun masih dianggap inferior dibandingkan warga negara.
  • Plebeian: Golongan rakyat jelata yang terdiri dari petani, pengrajin, dan pedagang. Awalnya tidak memiliki hak politik, namun seiring waktu mereka memperoleh beberapa hak dan kebebasan.
  • Patrisian: Golongan bangsawan yang memiliki hak politik dan sosial penuh, termasuk hak untuk memilih, menjabat, dan memiliki tanah.
Halaman Selanjutnya
img_title