Tak Mau Masuk Grup WhatsApp Sembarangan? Begini Cara Paling Ampuh Memblokir Undangan Dadakan

Tak Mau Masuk Grup WhatsApp Sembarangan?
Sumber :
  • whatsapp

Di era percakapan digital serbacepat, notifikasi WhatsApp berdenting hampir setiap detik. Ironisnya, tak jarang notifikasi itu justru berasal dari undangan grup yang sama sekali tidak kita inginkan. Mulai dari grup arisan misterius, promosi kripto, hingga obrolan spam bertema “cari cuan”, semua bisa tiba‑tiba muncul tanpa permisi. Bagi sebagian orang, hal semacam ini bukan saja mengganggu—melainkan juga berpotensi melanggar privasi dan menebar hoaks.

Beruntung, WhatsApp kini menyediakan serangkaian pengaturan privasi yang memungkinkan pengguna menentukan siapa saja yang boleh menambahkan mereka ke grup. Dengan kata lain, kontrol untuk menolak undangan dadakan sepenuhnya ada di tangan Anda. Fitur ini sebenarnya bukan hal baru, tetapi Meta—perusahaan induk WhatsApp—terus menyempurnakannya, termasuk menambah opsi “daftar hitam” (blacklist) agar perlindungan makin ketat.


Mengapa Pengaturan Ini Penting?

Pertama, grup anonim kerap menjadi ladang penyebaran spam dan informasi palsu. Kedua, setiap anggota grup otomatis dapat melihat nomor telepon peserta lain—celah yang kerap dimanfaatkan untuk phishing. Selain itu, suasana obrolan yang terlalu ramai dapat menenggelamkan pesan penting dari keluarga atau rekan kerja. Oleh karena itu, mengatur privasi grup adalah langkah awal menjaga ketenangan digital.


Langkah‑Langkah Mengamankan Diri dari Undangan Grup

    1. Buka WhatsApp di ponsel Anda.

    2. Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas (Android) atau langsung buka tab Settings (iOS).

    3. Pilih Settings (Setelan)Privacy (Privasi)Groups (Grup).

    4. Anda akan melihat tiga opsi utama:

      • Everyone (Semua orang): siapa pun bisa menambahkan Anda.

      • My Contacts (Kontak saya): hanya nomor yang tersimpan di buku alamat.

      • My Contacts Except… (Kontak saya kecuali…): semua kontak boleh, kecuali yang Anda coret.

      Bila ingin perlindungan ekstra, pilih “My Contacts Except…” lalu centang kontak yang suka iseng memasukkan Anda ke grup. Dengan begitu, mereka tidak akan bisa mengundang lagi. 

Jangan Lupa Lapisan Keamanan Tambahan

  • Aktifkan Verifikasi Dua Langkah. Fitur PIN enam digit ini mencegah peretas membajak akun menggunakan kartu SIM yang dicuri.

  • Perbarui WhatsApp Secara Berkala. Setiap pembaruan biasanya membawa patch keamanan baru.

  • Gunakan Fitur “Disappearing Messages”. Bila harus bergabung sementara, aktifkan pesan hilang otomatis agar jejak obrolan tak tersimpan permanen.

Lebih jauh, manfaatkan juga kontrol privasi lain—misalnya menyembunyikan “Last Seen”, foto profil, dan status dari kontak tertentu. Semua opsi itu kini berada dalam satu panel “Privacy” sehingga mudah ditemukan.