Microsoft Rilis Copilot Checkout: Belanja Instan Tanpa Keluar Chat
- Microsoft
- Copilot Checkout memungkinkan transaksi e-commerce langsung di dalam antarmuka chat Copilot.
- Microsoft bekerja sama dengan Shopify, PayPal, dan Stripe untuk memfasilitasi integrasi pembayaran.
- Peluncuran fitur ini menyasar pengguna Copilot web di Amerika Serikat secara bertahap.
- Microsoft juga memperkenalkan Brand Agents, asisten belanja AI khusus yang disesuaikan untuk situs pedagang.
Perang dominasi kecerdasan buatan (AI) kini merambah ke ranah e-commerce. Setelah OpenAI dan Google memperkenalkan kemampuan belanja langsung di dalam antarmuka chat AI mereka, kini giliran Microsoft yang mengambil langkah besar. Microsoft baru saja mengumumkan peluncuran fitur Copilot Checkout. Fitur ini memungkinkan pengguna menelusuri, membandingkan, dan membeli produk secara instan tanpa perlu meninggalkan layar obrolan Copilot. Langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam pengalaman belanja digital, memanfaatkan potensi penuh belanja in-chat AI.
Revolusi Transaksi Instan: Bagaimana Copilot Checkout Bekerja?
Microsoft mendesain Copilot Checkout agar proses transaksi benar-benar bebas hambatan. Mereka mengklaim fitur ini menciptakan pengalaman berbelanja yang mulus dari penemuan produk hingga pembayaran. Tujuannya adalah memangkas langkah-langkah yang rumit saat berbelanja online konvensional.
Untuk memastikan eksekusi yang kuat dan tepercaya, Microsoft menjalin kemitraan strategis dengan pemain kunci di industri pembayaran dan e-commerce.
Kemitraan Strategis dan Jaminan Data
Integrasi Copilot Checkout didukung oleh tiga raksasa: Shopify, PayPal, dan Stripe. Kemitraan ini memastikan proses orientasi yang mudah bagi para pelaku bisnis.
Fitur ini mulai digulirkan untuk pengguna Copilot di web, khusus di Amerika Serikat. Pedagang yang sudah menggunakan platform Shopify secara otomatis terdaftar dalam program ini setelah masa opt-out berakhir. Sebaliknya, bisnis yang bergantung pada PayPal atau Stripe harus mengajukan permohonan terlebih dahulu untuk menjadi mitra Copilot Checkout.
Microsoft sudah mengamankan kerja sama dengan beberapa merek besar saat peluncuran. Contoh mitra awal termasuk Urban Outfitters, Anthropologie, Ashley Furniture, dan beberapa penjual terpilih di Etsy. Yang paling penting, Microsoft menjamin bahwa pedagang tetap menjadi merchant of record untuk semua transaksi. Mereka juga mempertahankan kepemilikan penuh atas data transaksi, data pelanggan, dan hubungan pelanggan.
Penguatan E-commerce dengan Agen Merek AI (Brand Agents)
Selain Copilot Checkout, Microsoft juga memperkenalkan solusi AI canggih lainnya yang dirancang khusus untuk situs web pedagang. Mereka menamainya Brand Agents, atau Agen Merek.
Agen AI khusus ini dirancang untuk mewakili merek dagang secara akurat. Agen Merek dapat merespons pelanggan dengan nada dan suara khas merek tersebut. Tugas utamanya meliputi memandu pelanggan menemukan dan membandingkan produk, menjawab pertanyaan spesifik, hingga memberikan tautan checkout yang cepat. Bahkan, Agen Merek dapat menawarkan rekomendasi pasca-pembelian yang dipersonalisasi.
Manfaat Pengawasan Kinerja Agen AI
Pedagang yang mengimplementasikan Agen Merek akan memperoleh akses ke dashboard khusus. Dashboard ini menyediakan wawasan berharga mengenai kinerja. Metrik yang tersedia meliputi tingkat keterlibatan pengguna, peningkatan konversi (conversion uplift), nilai pesanan rata-rata (average order value), serta perbandingan kinerja antara sesi yang dibantu agen dan lalu lintas organik.
Saat ini, Agen Merek mulai diluncurkan untuk pedagang Shopify. Bisnis yang tertarik dapat mendaftar untuk akses awal dengan menginstal Microsoft Clarity di toko Shopify mereka.
Masa Depan Belanja Konversasional dan Dampaknya
Peluncuran Copilot Checkout dan Brand Agents memperjelas fokus Microsoft dalam mengintegrasikan AI secara mendalam ke dalam siklus hidup e-commerce. Ini bukan hanya tentang menanggapi persaingan dari Google dan OpenAI. Ini tentang mendefinisikan kembali pengalaman pengguna. Konsumen kini mengharapkan transaksi yang lebih cepat, lebih personal, dan lebih terintegrasi dalam lingkungan digital yang mereka gunakan sehari-hari.
Dengan dukungan infrastruktur pembayaran yang kuat dan janji retensi data bagi pedagang, Microsoft berpotensi merebut pangsa pasar signifikan di sektor belanja konversasional. Langkah ini mendorong inovasi AI menjadi alat penjualan yang krusial, bukan sekadar alat pencarian informasi. Bisnis harus cepat beradaptasi; masa depan belanja memang terjadi di dalam kotak chat.