Lelah Produktivitas? Kenalan dengan DIY Desk Companion, Gadget Offline yang Jujur
- Istimewa
- DIY Desk Companion bekerja sepenuhnya tanpa koneksi internet atau notifikasi.
- Karakter digital ini memiliki tiga kebutuhan utama: Energi, Kesenangan (Fun), dan Tidur.
- Interaksi rutin akan membuatnya 'menua' menjadi lebih tenang dan ekspresif.
Meja modern seringkali penuh sesak oleh timer, aplikasi fokus, dan asisten pintar. Alat-alat ini menjanjikan produktivitas maksimal, namun seringkali hanya menambah beban manajemen mental. Kita mendapati kalender yang terus mendesak, jam tangan yang melacak gerakan, dan tab browser yang mengingatkan minum. Untungnya, tidak setiap objek di meja harus mengoptimalkan Anda. Terkadang, Anda hanya membutuhkan gangguan kecil yang ramah, menemani Anda tanpa menuntut imbalan serius.
Perkenalkan, DIY Desk Companion. Paul Lagier merancang makhluk kecil ini sebagai pendamping meja yang hidup sepenuhnya secara offline. Gadget ini tidak terhubung ke Wi-Fi, tidak memiliki aplikasi, dan tidak pernah mengirimkan notifikasi mendesak. Sebaliknya, ia menjalankan dunia kecilnya sendiri pada layar melingkar. Karakter ini bereaksi terhadap sentuhan, cahaya, dan waktu dengan mata serta suasana hati yang berubah-ubah. Seluruh keberadaannya berfungsi sebagai jeda yang menyenangkan, jauh lebih dekat kepada mainan meja daripada perangkat produktivitas.
Memahami Mekanisme Hidup DIY Desk Companion
Kehidupan companion ini berputar pada tiga kebutuhan dasar. Lagier memvisualisasikan kebutuhan tersebut sebagai busur berwarna di sekitar mata animasinya. Tiga kebutuhan esensial itu adalah Energi, Kesenangan (Fun), dan Tidur (Sleep).
Tiga Pilar Kebutuhan Digital
1. Energi: Ini memetakan status baterai dan pengisian daya. Companion akan merasa lebih baik saat Anda menghubungkannya ke sumber listrik.
2. Kesenangan (Fun): Tingkat kesenangan meningkat saat Anda berinteraksi. Sebaliknya, tingkat kesenangan akan menurun drastis saat ia diabaikan dalam waktu lama.
3. Tidur (Sleep): Kebutuhan ini bergantung pada tingkat cahaya. Saat ruangan semakin gelap, karakter tersebut secara perlahan akan menjadi mengantuk, bahkan tanpa intervensi dari pengguna.
Meter sederhana inilah yang secara diam-diam mendorong suasana hati. Karakter tersebut bisa menjadi penasaran, bosan, atau mengantuk, bergantung pada perlakuan Anda sepanjang hari. Interaksi yang teratur dan konsisten membuatnya "menua." Karakter digital ini akan menjadi lebih tenang dan ekspresif seiring waktu. Namun, pengabaian dapat membuatnya merajuk atau menarik diri.