Bocoran Spek iPhone Lipat 2026: Chip A20, Sentuhan Logam Cair
- Istimewa
Keputusan ini menunjukkan keseriusan Apple dalam kategori perangkat premium. Selain itu, perangkat ini membutuhkan daya luar biasa. Kapasitas baterai dirumorkan berkisar antara 5,400 hingga 5,800 mAh. Kapasitas ini hampir dua kali lipat dari iPhone 15 Pro standar, menjadikannya baterai terbesar yang pernah Apple sematkan dalam sebuah iPhone. Hal ini diperlukan untuk menyokong kebutuhan daya dua layar secara simultan.
Kembalinya Otentikasi Klasik: Touch ID
Dalam langkah yang mengejutkan, bocoran menyebutkan bahwa Touch ID akan kembali hadir pada Foldable iPhone. Apple menghabiskan hampir satu dekade untuk meyakinkan publik bahwa Face ID adalah masa depan otentikasi.
Namun, keputusan untuk menghidupkan kembali Touch ID sangat masuk akal bagi faktor bentuk perangkat lipat. Otentikasi sidik jari harus berfungsi baik saat ponsel terlipat, setengah terbuka, maupun terbuka penuh. Face ID sering kali bermasalah ketika perangkat dipegang pada sudut yang tidak standar, situasi yang sangat umum terjadi pada perangkat lipat.
Analisis Strategi Apple dan Dampak Pasar Foldable
Industri perangkat lipat kini menyaksikan pergeseran momentum yang signifikan. Klaim bahwa Apple mampu membuat lipatan layar menjadi "hampir tak terlihat" akan langsung membuat setiap perangkat foldable yang ada terlihat usang. Samsung telah mengulangi inovasi ini selama tujuh generasi, namun belum sepenuhnya memecahkan masalah lipatan tersebut.
Strategi Apple selalu konsisten: amati, tunggu, lalu masuk dengan solusi yang sempurna. Jika spesifikasi iPhone Lipat ini terbukti benar, Apple tidak hanya akan menciptakan smartphone baru. Mereka akan mendefinisikan kembali kategori foldable itu sendiri, memaksa seluruh kompetitor untuk segera meningkatkan standar desain dan teknologi engsel mereka. Ini adalah langkah paling ambisius Apple sejak peluncuran iPhone orisinal.