Cina Uji Coba Turbin Angin Udara S2000: Melayang di 2.000 Meter

Cina Uji Coba Turbin Angin Udara S2000: Melayang di 2.000 Meter
Sumber :
  • Istimewa

Mengapa Harus Melayang di Stratosfer?

Xiaomi HyperOS 3.1 Resmi Rilis: Fitur Utama dan Daftar Perangkat

Sistem ini memanfaatkan balon berisi helium untuk membawa unit pembangkit daya tinggi ke atmosfer. Pada ketinggian 2.000 meter, angin umumnya bertiup lebih kuat dan jauh lebih konsisten dibandingkan di dekat permukaan tanah.

Kondisi angin superior ini berarti unit pembangkit daya di ketinggian dapat menghasilkan dan mentransmisikan daya berkali-kali lipat lebih besar. Hasilnya, turbin udara mencapai jejak karbon yang jauh lebih rendah dibandingkan turbin berbasis darat tradisional. Sebuah kabel tambat yang terhubung ke tanah berfungsi sebagai saluran utama. Kabel ini mengirimkan daya kembali ke bawah dan sekaligus menjaga unit pembangkit tetap stabil di udara saat beroperasi.

Diskon Skytech KING95: Gaming Desktop RTX 5060 Ti Paling Seimbang

Potensi Revolusi Energi Global

Meskipun pengujian S2000 terutama ditujukan untuk area perkotaan, sistem ini memiliki fleksibilitas tinggi. Pembangkit listrik terapung ini dapat bekerja dengan baik di daerah terpencil, misalnya di atas gurun tandus atau wilayah off-grid yang sulit dijangkau.

realme 16 Pro: Naoto Fukasawa Ubah Gadget Jadi Karya Seni

Aplikasi sistem ini sangat beragam. S2000 mampu berfungsi sebagai sumber energi alternatif yang relatif stabil di lingkungan off-grid. Selain itu, sistem ini dapat bekerja sebagai cadangan, melengkapi stasiun tenaga angin tradisional berbasis darat. Mengingat fungsionalitasnya yang unik, produsen telah memulai produksi Turbin Angin Udara S2000 dalam batch kecil. Kita mungkin akan melihat kapal udara pembangkit listrik ini menjadi bagian integral dari infrastruktur energi terbarukan global lebih cepat dari perkiraan.