Flipper One vs Zero: Ukuran Bongsor & Spek Gahar Terungkap!
- Istimewa
- Flipper One memiliki dimensi jauh lebih besar mencapai 152,6 mm dibandingkan Flipper Zero.
- Perangkat ini ditenagai SoC Rockchip RK3576 yang mampu menjalankan sistem operasi Linux secara penuh.
- Flipper Devices merilis file CAD di GitHub untuk mendukung ekosistem aksesori pihak ketiga secara modular.
Flipper Devices akhirnya mengungkap detail fisik perangkat terbaru mereka melalui rilis file mekanis di GitHub. Data tersebut memperlihatkan perbandingan Flipper One yang sangat kontras jika kita sandingkan dengan pendahulunya, Flipper Zero.
Perangkat baru ini tampil lebih bongsor dan terlihat sangat masif. Flipper One bukan lagi sekadar alat peretas saku yang mungil, melainkan sebuah workstation portabel yang bertenaga. Dengan dimensi lebar mencapai 152,6 mm, perangkat ini hampir dua kali lipat lebih lebar dari Flipper Zero yang hanya 97,5 mm.
Spesifikasi Flipper One: Kekuatan Linux dalam Genggaman
Lompatan ukuran ini bukan tanpa alasan teknis yang kuat. Flipper One membawa jeroan yang jauh lebih bertenaga untuk kebutuhan riset keamanan siber tingkat lanjut.
Sektor dapur pacu kini menggunakan SoC Rockchip RK3576 yang mendukung arsitektur Linux. Pengguna akan menemukan layar yang lebih luas dengan resolusi 256x144 piksel. Selain itu, terdapat penambahan joystick khusus, D-pad dengan tombol OK terintegrasi, serta empat tombol fungsi tambahan.
Penempatan komponen internal juga mendapatkan perombakan total. Flipper One menyediakan slot M.2 untuk modul radio tambahan. Struktur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan kustomisasi perangkat keras sesuai kebutuhan lapangan tanpa harus membongkar unit utama secara ekstrem.
Arsitektur Modular dan Dukungan Komunitas
Langkah Flipper Devices mempublikasikan file CAD di GitHub menjadi sinyal positif bagi para pembuat aksesori. Pengembang membagi struktur wadah perangkat ini menjadi tiga bagian utama yaitu bodi inti, pelat belakang, dan rel antena.
Pelat belakang yang modular menjadi fitur paling menarik dalam perbandingan Flipper One ini. Karena geometrinya terbuka, manufaktur pihak ketiga dapat merancang pelat khusus untuk berbagai konfigurasi modul radio. Desain rel antena juga dibuat terpisah untuk mencegah kerusakan kabel SMA yang sering terjadi pada model prototipe sebelumnya.
Evolusi Alat Pentesting dari Saku ke Cyberdeck
Perubahan ukuran yang signifikan ini menandai pergeseran target pasar Flipper Devices. Jika Flipper Zero diciptakan untuk tugas sederhana seperti menggandakan kartu akses hotel, Flipper One dirancang untuk skenario yang lebih kompleks.
Para peneliti keamanan kini membutuhkan lingkungan Kali Linux penuh dan akses SSH yang stabil. Flipper One hadir sebagai solusi cyberdeck fabrikasi massal yang lebih praktis daripada merakit perangkat secara manual. Strategi merilis file desain sebelum produk meluncur membuktikan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem yang terbuka bagi komunitas peretas profesional.
Melalui perbandingan Flipper One ini, jelas terlihat bahwa Flipper Devices ingin mendominasi pasar alat penetrasi keamanan portabel kelas atas. Perangkat ini siap menjadi standar baru bagi para profesional siber yang membutuhkan kekuatan komputer Linux dalam format genggam yang kokoh.