Apple Ungkap Rahasia AirPods Max 2: Kekuatan Chip H2 Memukau
- TechRadar
- Apple resmi menyematkan dual Chip H2 pada AirPods Max 2 untuk performa audio setara komputer Mac.
- Fitur Active Noise Cancellation (ANC) meningkat 1,5 kali lipat murni melalui optimasi algoritma cerdas.
- Desain fisik tetap mempertahankan material aluminium dan stainless steel premium dengan port USB-C terbaru.
Apple akhirnya memberikan penyegaran signifikan pada lini headphone premium mereka lewat AirPods Max 2. Setelah lima tahun mendominasi pasar audio high-end, raksasa Cupertino ini memperkenalkan generasi kedua yang membawa perubahan besar di balik layar. Meski secara visual tampak serupa dengan pendahulunya, perangkat ini menyimpan lompatan teknologi yang hanya dibatasi oleh hukum fisika.
Petinggi Apple menjelaskan bahwa fokus utama pengembangan kali ini terletak pada integrasi mendalam antara perangkat keras dan lunak. Pengguna kini bisa merasakan pengalaman audio yang jauh lebih responsif dan jernih. Semua keunggulan ini berpusat pada penggunaan chipset terbaru yang dirancang khusus untuk kebutuhan akustik tingkat tinggi.
Revolusi Chip H2 pada AirPods Max 2
Kekuatan utama AirPods Max 2 terletak pada penggunaan dual Chip H2 yang menggantikan chip H1 versi lama. Tim Millet, VP Platform Architecture Apple, menyatakan bahwa pengembangan chip ini tidak mengikuti standar pasar umum. Apple merancang silikon ini secara eksklusif agar selaras dengan arsitektur firmware dan akustik perangkat secara presisi.
Chip H2 membawa kemampuan komputasi audio yang sangat masif ke dalam bentuk yang sangat ringkas. Bahkan, Millet menyebut performa pemrosesan pada headphone ini mampu melampaui kemampuan komputasi umum pada perangkat Mac dalam konteks audio. Fokus utamanya adalah meminimalkan latensi, karena indera pendengaran manusia sangat sensitif terhadap keterlambatan suara sekecil apa pun.
Arsitektur Audio yang Lebih Spesifik
Berbeda dengan produsen lain, Apple tidak menjual chip mereka ke pasar terbuka. Hal ini memberikan kemewahan bagi tim insinyur untuk membangun sistem yang benar-benar kustom. Mereka mengimplementasikan operasi floating point giga-instruksi dengan cara yang paling efisien secara energi demi menjaga daya tahan baterai tetap optimal.