Cuma $3, ChromeOS Flex USB Kit Google Hidupkan Laptop Jadul
- Google / Back Market
- Google bekerja sama dengan Back Market merilis ChromeOS Flex USB Kit seharga $3 untuk memulihkan laptop lama.
- Perangkat ini menjadi solusi murah bagi pengguna Windows 10 yang segera kehilangan dukungan keamanan dari Microsoft.
- Sistem operasi ini lebih ringan, hemat energi hingga 19%, dan mendukung gerakan pengurangan limbah elektronik (e-waste).
Laptop lama Anda mulai melambat atau hanya menjadi pajangan berdebu? Google baru saja merilis solusi praktis yang sangat terjangkau. Perusahaan raksasa teknologi ini menggandeng Back Market untuk meluncurkan ChromeOS Flex USB Kit. Dengan harga hanya $3 (sekitar Rp47.000), alat ini mampu mengubah perangkat usang menjadi fungsional kembali.
Solusi Menghadapi Akhir Dukungan Windows 10
Langkah Google ini hadir pada momentum yang sangat tepat. Microsoft secara resmi akan mengakhiri dukungan untuk Windows 10 pada Oktober mendatang. Jutaan pengguna kini menghadapi pilihan sulit: membeli perangkat baru yang mahal atau tetap menggunakan mesin yang rentan terhadap serangan siber.
ChromeOS Flex USB Kit hadir sebagai jawaban atas dilema tersebut. Kit ini berisi flash drive yang sudah terisi sistem operasi ChromeOS Flex. Google juga menyertakan panduan sederhana dan tutorial video untuk membantu pengguna awam melakukan proses instalasi secara mandiri.
Keunggulan ChromeOS Flex pada Hardware Lama
ChromeOS Flex merupakan versi ringan dari sistem operasi Chromebook. Google merancang perangkat lunak ini khusus untuk perangkat keras lama. OS ini dapat berjalan lancar pada berbagai PC Windows dan beberapa model Mac yang spesifikasinya sudah tertinggal zaman.
Proses instalasinya sangat mudah dan cepat. Anda hanya perlu mematikan laptop, menancapkan USB kit, lalu melakukan booting dari drive tersebut. Karena sistem operasinya sendiri gratis, biaya $3 tersebut murni hanya untuk menutupi harga fisik USB drive dan materi panduannya.
Komitmen Keberlanjutan dan Dampak Lingkungan
Selain faktor ekonomi, Google menekankan aspek lingkungan dalam proyek ini. Memproduksi satu laptop baru menghasilkan jejak karbon yang sangat besar bagi bumi. Google mencatat bahwa ChromeOS Flex rata-rata menggunakan energi 19% lebih sedikit dibandingkan sistem operasi standar lainnya.
Program ini juga memiliki skema kompensasi limbah yang unik. Melalui mitra bernama Closing the Loop, setiap unit drive yang terjual akan diimbangi dengan pengumpulan dan daur ulang limbah elektronik dalam jumlah yang setara. Hal ini menjadikan ChromeOS Flex USB Kit sebagai pilihan teknologi yang lebih hijau.