Harga Laptop Microsoft Surface Naik Drastis, Tembus Rp23 Juta!
- Microsoft
- Microsoft secara resmi menaikkan harga jual lini laptop dan tablet Surface mereka secara global.
- Lonjakan harga mencapai angka fantastis, yakni hingga $500 atau sekitar Rp7,8 juta per unit.
- Kelangkaan stok memori dan biaya komponen yang membengkak menjadi alasan utama kebijakan ini.
Microsoft baru saja membawa kabar mengejutkan bagi para penggemar teknologi di seluruh dunia. Perusahaan raksasa ini memutuskan untuk menaikkan harga laptop Microsoft Surface pada hampir seluruh lini perangkat komputasi mereka. Kebijakan ini tidaklah halus karena persentase kenaikannya tergolong sangat besar bagi konsumen.
Pihak manajemen Microsoft langsung memperbarui daftar harga tersebut di platform Microsoft Store. Langkah ini mempertegas posisi baru perangkat Surface di pasar perangkat keras generasi saat ini. Para analis menilai keputusan ini akan sangat berdampak pada daya saing Microsoft di kelas premium.
Rincian Kenaikan Harga Laptop Microsoft Surface
Lonjakan harga yang paling mencolok terlihat pada perangkat unggulan (flagship) milik Microsoft. Berdasarkan data dari Windows Central, Surface Pro 13 inci kini mengalami perubahan label harga yang drastis. Perangkat yang awalnya meluncur dengan harga $999, kini melonjak menjadi $1.499.
Kondisi serupa juga menimpa Surface Laptop 13,8 inci yang harganya naik dari $999 ke angka $1.499. Artinya, kedua laptop populer ini sekarang dibanderol $500 lebih mahal daripada harga saat pertama kali rilis. Selain lini premium, varian yang lebih terjangkau juga tidak luput dari kenaikan.
Surface Pro 12 inci yang rilis pada awal 2025 kini tercatat seharga $1.049 dari harga awal $799. Sementara itu, Surface Laptop 13 inci model entry-level naik menjadi $1.149. Versi 15 inci yang lebih besar kini mencapai $1.599, padahal sebelumnya hanya seharga $1.299.
Kelangkaan Memori RAM Menjadi Pemicu Utama
Microsoft memberikan penjelasan terbuka terkait alasan di balik strategi penetapan harga ini. Perusahaan menyebutkan bahwa kenaikan biaya produksi dan kelangkaan komponen memori RAM menjadi faktor penentu. Tekanan pasokan global pada pasar memori memang sedang tidak stabil.
Meskipun alasan tersebut cukup rasional dari sisi bisnis, konsumen tetap merasa terbebani. Kini, perangkat Surface kelas menengah saja sudah melampaui angka $1.000. Sementara itu, model flagship sudah menyentuh angka mulai dari $1.500 atau setara Rp23,5 juta.