iQiyi AI Pimpin Revolusi Streaming, Siap Gantikan Film Konvensional
- Rachit Agarwal / Digital Trends
- iQiyi meluncurkan Nadou Pro untuk memproduksi film berbasis AI secara otomatis dari skrip hingga video.
- Platform ini bertransformasi menjadi destinasi media sosial berbasis konten AI untuk mendongkrak pendapatan.
- Kreator konten AI mendapatkan insentif tambahan bagi hasil iklan sebesar 20 persen dari iQiyi.
Raksasa streaming asal China, iQiyi, kini mengambil langkah paling ambisius dalam sejarah industri hiburan global. Perusahaan secara resmi memprioritaskan teknologi iQiyi AI untuk menciptakan sebagian besar film dan acara mereka di masa depan. CEO iQiyi, Gong Yu, menegaskan bahwa perubahan mendasar ini bertujuan menyelamatkan bisnis dari tekanan persaingan platform video pendek.
Nadou Pro dan Ambisi iQiyi AI di Industri Film
iQiyi memperkenalkan Nadou Pro sebagai perangkat canggih yang mampu menangani seluruh proses pembuatan film secara mandiri. Teknologi ini mampu mengurus penulisan skrip, pembuatan storyboard, hingga pengiriman video akhir kepada penonton. Langkah berani ini menjadi respons cepat atas penurunan pendapatan perusahaan yang diprediksi merosot 13 persen pada kuartal pertama.
Gong Yu menganggap gelombang kecerdasan buatan ini sebagai peluang sekali dalam satu dekade yang harus segera diambil. Perusahaan ingin merilis film hasil produksi kecerdasan buatan yang sukses secara komersial paling cepat pada musim panas ini. Strategi tersebut menunjukkan betapa seriusnya mereka dalam mengintegrasikan iQiyi AI ke dalam ekosistem produksi konten utama mereka.
Insentif Besar untuk Kreator Konten Digital
Selain memproduksi konten internal, iQiyi juga merangkul kreator independen untuk menggunakan teknologi mereka di platform tersebut. Mereka menawarkan tambahan bagi hasil pendapatan iklan dan keanggotaan sebesar 20 persen bagi mereka yang mengunggah karya berbasis AI. iQiyi bahkan meluncurkan aplikasi mandiri agar penonton bisa berinteraksi langsung dengan karakter dari acara favorit mereka.
Pihak manajemen mengakui bahwa proporsi konten yang diproduksi secara profesional oleh manusia akan terus menyusut seiring waktu. Fokus utama perusahaan kini telah bergeser sepenuhnya untuk mendukung pertumbuhan konten buatan mesin yang lebih efisien secara biaya. Fenomena ini menandai era baru di mana kecerdasan buatan menjadi prioritas tertinggi dalam strategi bisnis jangka panjang mereka.