Sertifikat Secure Boot Windows Segera Kedaluwarsa, Segera Cek!

Sertifikat Secure Boot Windows Segera Kedaluwarsa, Segera Cek!
Sumber :
  • Microsoft

img_title Microsoft Surface Ultra Beri Kreator Performa RTX Spark yang Sering Absen di Laptop Tipis
  • Sertifikat Secure Boot asli Microsoft akan kedaluwarsa secara global pada Juni 2026.
  • Pengguna Windows 11 pada perangkat modern akan menerima pembaruan otomatis secara lancar.
  • Sekitar 400 juta pengguna Windows 10 berisiko kehilangan perlindungan jika tidak mengikuti program ESU.
  • Perintah PowerShell khusus dapat memverifikasi apakah perangkat Anda sudah menggunakan sertifikat terbaru.

img_title Microsoft Rilis Chip Majorana 2, Komputer Kuantum Praktis Tahun 2029!

Microsoft mengonfirmasi bahwa sertifikat Secure Boot Windows akan kedaluwarsa pada Juni 2026 mendatang. Selama 15 tahun terakhir, fitur ini bekerja senyap di latar belakang untuk melindungi proses booting komputer. Namun, berakhirnya masa berlaku sertifikat ini memaksa jutaan pengguna untuk segera bertindak demi menjaga integritas sistem. Perubahan ini berdampak besar pada keamanan perangkat, mulai dari pembaruan otomatis yang mulus hingga potensi kerentanan serius bagi PC lama.

Mengapa Sertifikat Secure Boot Windows Sangat Penting?

img_title Microsoft Luncurkan Project Solara, OS Khusus AI Agent Berbasis Android!

Secure Boot merupakan protokol keamanan yang memproteksi mesin Anda sebelum sistem operasi Windows selesai dimuat. Fitur ini memastikan hanya perangkat lunak terpercaya yang dapat berjalan saat komputer menyala. Tanpa sertifikat yang valid, pertahanan utama terhadap serangan malware tingkat rendah akan lumpuh.

Microsoft kini mulai mendorong pembaruan versi sertifikat melalui Windows Update. Pengguna Windows 11 dengan perangkat keras modern umumnya tidak perlu khawatir karena proses transisi berlangsung otomatis. Namun, situasi berbeda terjadi pada pengguna perangkat lama yang tidak lagi mendapatkan dukungan pembaruan rutin.

Cara Cek Status Keamanan Lewat PowerShell

Anda dapat memverifikasi status sertifikat pada perangkat masing-masing dengan mudah. Langkah ini sangat penting untuk memastikan sistem Anda sudah menggunakan "Windows UEFI CA 2023" yang terbaru.

Silakan buka PowerShell sebagai administrator dan jalankan perintah berikut:

`([System.Text.Encoding]::ASCII.GetString((Get-SecureBootUEFI db).bytes) -match 'Windows UEFI CA 2023')`

Jika muncul hasil True, berarti perangkat Anda sudah aman. Namun, jika hasilnya False, Anda harus segera memeriksa Windows Update atau mencari pembaruan firmware dari produsen PC Anda.

Nasib Pengguna Windows 10 Tanpa Program ESU

Situasi ini menjadi cukup rumit bagi ratusan juta pengguna Windows 10. Pasalnya, Microsoft telah mengakhiri dukungan resmi Windows 10 pada Oktober 2025. Hanya pengguna yang terdaftar dalam program Extended Security Update (ESU) yang akan menerima sertifikat Secure Boot terbaru.

Sekitar 400 juta PC saat ini tidak memenuhi syarat untuk beralih ke Windows 11 karena kendala perangkat keras. Jika perangkat ini tidak terdaftar dalam ESU, mereka akan kehilangan lapisan perlindungan krusial ini. Jendela pendaftaran ESU sendiri masih terbuka hingga 14 Oktober 2026 sebagai solusi praktis terakhir bagi para pengguna setia Windows 10.

Mitigasi dan Dampak Keamanan ke Depan

Langkah Microsoft memperbarui sertifikat ini bertujuan memperkuat ekosistem Windows dari ancaman yang kian canggih. Pengguna harus proaktif memastikan sistem mereka mendapatkan pembaruan sertifikat Secure Boot Windows tepat waktu. Jika produsen perangkat tidak merilis pembaruan firmware, risiko keamanan akan tetap membayangi perangkat tersebut meski sistem operasi tampak berjalan normal.

Oleh karena itu, segera lakukan pengecekan mandiri dan pertimbangkan opsi pembaruan perangkat jika sistem Anda sudah tidak didukung. Mengabaikan masa kedaluwarsa sertifikat ini sama saja dengan membiarkan pintu gerbang utama PC Anda terbuka bagi potensi serangan di masa depan.