Apple dan Intel Jajaki Kerjasama Produksi Chip Apple Silicon
- Unsplash
- Apple dan Intel sedang mendiskusikan kemitraan awal untuk manufaktur chip di masa depan.
- Apple tetap menggunakan desain mandiri (Apple Silicon) dan tidak kembali memakai prosesor buatan Intel.
- Langkah ini bertujuan memperluas rantai pasokan Apple guna mengurangi ketergantungan pada TSMC.
- Pemerintahan AS turut mendorong kolaborasi ini demi memperkuat kedaulatan teknologi domestik.
Rencana kerjasama Apple dan Intel muncul ke permukaan setelah laporan terbaru Wall Street Journal mengungkap adanya kesepakatan awal. Apple kabarnya mempertimbangkan Intel Foundry Services untuk memproduksi sebagian chip rancangan mereka. Namun, Mark Gurman dari Bloomberg segera mengklarifikasi bahwa diskusi ini masih berada dalam tahap yang sangat awal.
Diversifikasi Manufaktur Chip Apple Silicon
Meskipun kabar ini mengejutkan banyak pihak, Apple tidak akan meninggalkan arsitektur Apple Silicon. Perusahaan tetap memegang kendali penuh atas desain prosesor seri-M dan seri-A mereka. Peran Intel nantinya murni sebagai penyedia jasa pabrikasi (foundry), bukan sebagai perancang otak perangkat Mac atau iPhone.
Keputusan ini menjadi bagian dari strategi Apple untuk mengamankan rantai pasok mereka. Saat ini, Apple sangat bergantung pada TSMC di Taiwan untuk seluruh kebutuhan chip canggihnya. Lonjakan permintaan perangkat AI dari perusahaan seperti Nvidia membuat kapasitas produksi TSMC semakin terbatas.
Kondisi tersebut seringkali memicu kendala stok pada produk-produk baru Apple. Tim Cook sebelumnya mengakui bahwa kekurangan pasokan sempat menghambat ketersediaan Mac di pasar global. Oleh karena itu, menjajaki kerjasama Apple dan Intel menjadi solusi logis sebagai opsi manufaktur sekunder selain TSMC.
Tantangan Teknologi dan Validasi Intel
Walaupun pembicaraan telah dimulai, Apple kabarnya masih meragukan daya saing teknologi manufaktur Intel. Intel harus membuktikan bahwa proses fabrikasi terbaru mereka, seperti node 14A, mampu menandingi efisiensi TSMC. Mark Gurman mencatat bahwa Apple tetap berhati-hati sebelum berkomitmen pada produksi skala besar.
Bagi Intel, mendapatkan Apple sebagai pelanggan jasa foundry akan menjadi validasi besar. CEO Intel, Lip-Bu Tan, sedang bekerja keras merestrukturisasi perusahaan untuk merebut kembali kepemimpinan di sektor semikonduktor. Keberhasilan ini akan memposisikan Intel sebagai pesaing serius bagi Samsung dan TSMC.