Apple dan Intel Jajaki Kerjasama Produksi Chip Apple Silicon

Apple dan Intel Jajaki Kerjasama Produksi Chip Apple Silicon
Sumber :
  • Unsplash

img_title iOS 27 Bocorkan iPhone Lipat Apple, Ini Bukti Kuatnya!
  • Apple dan Intel sedang mendiskusikan kemitraan awal untuk manufaktur chip di masa depan.
  • Apple tetap menggunakan desain mandiri (Apple Silicon) dan tidak kembali memakai prosesor buatan Intel.
  • Langkah ini bertujuan memperluas rantai pasokan Apple guna mengurangi ketergantungan pada TSMC.
  • Pemerintahan AS turut mendorong kolaborasi ini demi memperkuat kedaulatan teknologi domestik.

img_title iOS 27 Bawa Video & Siri AI ke CarPlay-Ini Fitur Barunya!

Rencana kerjasama Apple dan Intel muncul ke permukaan setelah laporan terbaru Wall Street Journal mengungkap adanya kesepakatan awal. Apple kabarnya mempertimbangkan Intel Foundry Services untuk memproduksi sebagian chip rancangan mereka. Namun, Mark Gurman dari Bloomberg segera mengklarifikasi bahwa diskusi ini masih berada dalam tahap yang sangat awal.

Diversifikasi Manufaktur Chip Apple Silicon

img_title Lenovo Legion 5i Gen 11 Resmi Hadir, Laptop Gaming OLED dengan Intel Core Ultra 7 dan RTX 5060

Meskipun kabar ini mengejutkan banyak pihak, Apple tidak akan meninggalkan arsitektur Apple Silicon. Perusahaan tetap memegang kendali penuh atas desain prosesor seri-M dan seri-A mereka. Peran Intel nantinya murni sebagai penyedia jasa pabrikasi (foundry), bukan sebagai perancang otak perangkat Mac atau iPhone.

Keputusan ini menjadi bagian dari strategi Apple untuk mengamankan rantai pasok mereka. Saat ini, Apple sangat bergantung pada TSMC di Taiwan untuk seluruh kebutuhan chip canggihnya. Lonjakan permintaan perangkat AI dari perusahaan seperti Nvidia membuat kapasitas produksi TSMC semakin terbatas.

Kondisi tersebut seringkali memicu kendala stok pada produk-produk baru Apple. Tim Cook sebelumnya mengakui bahwa kekurangan pasokan sempat menghambat ketersediaan Mac di pasar global. Oleh karena itu, menjajaki kerjasama Apple dan Intel menjadi solusi logis sebagai opsi manufaktur sekunder selain TSMC.

Tantangan Teknologi dan Validasi Intel

Walaupun pembicaraan telah dimulai, Apple kabarnya masih meragukan daya saing teknologi manufaktur Intel. Intel harus membuktikan bahwa proses fabrikasi terbaru mereka, seperti node 14A, mampu menandingi efisiensi TSMC. Mark Gurman mencatat bahwa Apple tetap berhati-hati sebelum berkomitmen pada produksi skala besar.

Bagi Intel, mendapatkan Apple sebagai pelanggan jasa foundry akan menjadi validasi besar. CEO Intel, Lip-Bu Tan, sedang bekerja keras merestrukturisasi perusahaan untuk merebut kembali kepemimpinan di sektor semikonduktor. Keberhasilan ini akan memposisikan Intel sebagai pesaing serius bagi Samsung dan TSMC.

Implikasi Strategis bagi Industri Semikonduktor

Dukungan pemerintah Amerika Serikat juga memperkuat potensi kerjasama Apple dan Intel ini. Pemerintahan Trump sebelumnya secara aktif mendorong kemitraan antara raksasa teknologi domestik dengan Intel. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem manufaktur chip di dalam negeri Amerika Serikat.

Intel sendiri telah mendapatkan dukungan pendanaan bernilai miliaran dolar dari pemerintah federal. Selain Apple, Intel juga telah menjalin kemitraan serupa dengan Nvidia dan proyek-proyek milik Elon Musk. Hal ini menunjukkan pergeseran besar dalam peta persaingan industri semikonduktor global.

Meskipun hasil akhirnya masih belum pasti, langkah eksplorasi ini menunjukkan betapa krusialnya kapasitas produksi chip saat ini. Jika kesepakatan tercapai, peta kekuatan manufaktur teknologi dunia akan berubah secara drastis dalam beberapa tahun ke depan. Apple dipastikan akan memiliki fleksibilitas lebih besar dalam memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.