X Money Tantang PayPal! Elon Musk & Visa Hadirkan Dompet Digital Canggih
- x.com
Gadget – Platform X, milik Elon Musk, resmi bermitra dengan Visa untuk menghadirkan layanan keuangan digital bernama X Money. Langkah ini menandai ambisi X dalam memperluas fungsinya dari sekadar jejaring sosial menjadi platform keuangan serbaguna.
Kemitraan ini memungkinkan pengguna X melakukan transfer uang real-time, menyimpan saldo di dompet virtual, serta menghubungkan akun dengan kartu debit untuk kemudahan transaksi. Dengan fitur ini, X Money berpotensi menjadi pesaing baru di dunia layanan keuangan digital.
Kolaborasi Strategis: Visa Direct Dukung X Money
Menurut laporan TechCrunch pada Rabu (29/1/2025), X akan menggunakan Visa Direct, layanan transfer uang real-time dari Visa, untuk mempercepat transaksi pengguna.
Dengan integrasi ini, X Money akan menyediakan beberapa fitur utama, antara lain:
- Dompet Virtual – Pengguna bisa menyimpan saldo langsung di akun X Money.
- Kartu Debit Terhubung – Memungkinkan pembayaran cepat dan mudah.
- Transfer Uang Antar Pengguna – Memudahkan transaksi dalam ekosistem X.
- Penarikan ke Rekening Bank – Saldo X Money dapat langsung dikirim ke rekening pengguna.
CEO X, Linda Yaccarino, mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan awal dari serangkaian inovasi yang akan diumumkan X sepanjang tahun ini.
"Ini adalah tonggak sejarah baru untuk aplikasi serbaguna kami. Visa menjadi mitra pertama dalam menghadirkan akun X Money, yang akan debut pada akhir tahun ini," tulis Yaccarino dalam unggahannya di X.
Elon Musk dan Visi Besarnya untuk X Money
Sejak mengakuisisi Twitter dan mengubahnya menjadi X, Elon Musk telah berulang kali menyatakan keinginannya menjadikan platform ini sebagai pusat keuangan digital global.
Salah satu tujuannya adalah memungkinkan pengguna X untuk:
- Memberikan tip kepada kreator konten favorit mereka.
- Menyimpan saldo dengan bunga tinggi di dalam akun X Money.
- Mengelola transaksi finansial langsung dari aplikasi X.
X juga telah memperoleh lisensi pengiriman uang di lebih dari 40 negara bagian di AS untuk anak perusahaannya, X Payments. Langkah ini membuka jalan bagi ekspansi lebih luas dalam dunia fintech.