Apple Peringatkan Pengguna iPhone: Jangan Tunda Update iOS 18.3!
- Apple
Gadget – Apple baru saja merilis iOS 18.3, dan ini bukan sekadar pembaruan biasa. Sebanyak 29 celah keamanan telah diperbaiki, termasuk satu yang sudah aktif dieksploitasi oleh peretas. Jika Anda belum memperbarui iPhone Anda, sekarang adalah waktunya.
Salah satu celah yang telah dimanfaatkan dalam serangan, CVE-2025-24085, ditemukan pada CoreMedia dan memungkinkan aplikasi berbahaya meningkatkan hak aksesnya tanpa izin. Apple sendiri mengakui adanya laporan eksploitasi terhadap versi iOS sebelum iOS 17.2.
Apa yang Diperbaiki di iOS 18.3?
Apple menambal dua bug serius di Kernel, pusat dari sistem operasi iOS. Celah pertama (CVE-2025-24107) memungkinkan aplikasi berbahaya mendapatkan hak akses root, sementara celah kedua memungkinkan eksekusi kode dengan hak istimewa Kernel.
Safari juga tidak luput dari ancaman. Bug di WebKit Web Inspector bisa dieksploitasi untuk menyisipkan perintah berbahaya, memungkinkan peretas memanipulasi aplikasi agar menjalankan perintah sistem.
Tak hanya itu, kerentanan di AirPlay (CVE-2025-24137) memungkinkan serangan jarak jauh yang bisa menyebabkan aplikasi tiba-tiba mati atau menjalankan kode berbahaya. Passkeys juga menjadi sasaran, di mana bug memungkinkan aplikasi mengambil alih koneksi Bluetooth tanpa izin pengguna.
Pembaruan Juga Hadir untuk Mac dan Perangkat Apple Lainnya
Selain iOS 18.3, Apple merilis pembaruan untuk berbagai perangkatnya:
- iPadOS 18.3 dan 17.7.4
- macOS Sequoia 15.3, macOS Sonoma 14.7.3, macOS Ventura 13.7.3
- watchOS 11.3, tvOS 18.3, visionOS 2.3
- Safari 18.3
Pembaruan ini memperbaiki banyak celah keamanan yang sama, termasuk eksploitasi yang sudah terjadi di iOS.
Mengapa Anda Harus Segera Memperbarui ke iOS 18.3?
Menurut Sean Wright, kepala keamanan aplikasi di Featurespace, iOS 18.3 memperbaiki beberapa celah keamanan kritis yang dapat memberi peretas kendali penuh atas perangkat.
Lebih buruk lagi, beberapa celah ini bisa dikombinasikan—seperti CVE-2025-24150—untuk memungkinkan serangan jarak jauh. Ini artinya, tanpa pembaruan, perangkat Anda bisa menjadi target yang mudah.
Meskipun eksploitasi bug ini tergolong sulit, bukan berarti Anda bisa mengabaikannya. “Risiko bagi sebagian besar pengguna mungkin rendah, tetapi tetap penting untuk segera memperbarui,” kata Wright.