Modus Baru! Malware Undangan Pernikahan Palsu Bisa Bobol WhatsApp dan Bank

Modus Baru! Malware Undangan Pernikahan Palsu Bisa Bobol WhatsApp dan Bank
Sumber :
  • Dok. Kaspersky

Dengan berbagai izin yang diberikan, malware ini mampu mengontrol perangkat korban tanpa sepengetahuan mereka, membuka peluang besar bagi penjahat siber untuk menyusup lebih dalam.

Skandal Konten Berbahaya Grok AI: Paywall X Gagal Total

Tips Mencegah Serangan Malware Tria Stealer

Agar tidak menjadi korban serangan siber seperti ini, pengguna harus lebih berhati-hati dalam menerima dan mengunduh file dari sumber yang tidak dikenal. Berikut beberapa langkah perlindungan yang dapat dilakukan:

Apple Uji Ulang Fitur Krusial: Peningkatan Keamanan Latar Belakang

1. Unduh Aplikasi Hanya dari Sumber Resmi

Selalu unduh aplikasi dari Google Play Store, App Store, atau Amazon Appstore. Meskipun tidak 100% aman, aplikasi di platform resmi telah melalui proses penyaringan ketat untuk meminimalkan risiko malware.

3 Fitur Baru WhatsApp Grup Rilis, Komunikasi Makin Efisien

2. Periksa Izin Aplikasi Sebelum Menginstal

Jangan pernah memberikan izin akses yang tidak relevan. Misalnya, jika sebuah aplikasi undangan pernikahan meminta akses ke pesan SMS atau panggilan telepon, itu jelas mencurigakan.

3. Gunakan Aplikasi Keamanan

Instal antivirus atau solusi keamanan siber yang dapat mendeteksi dan memblokir aplikasi berbahaya sebelum merusak perangkat Anda.

4. Hati-hati dengan File APK

Jangan pernah mengunduh dan menginstal file APK yang dikirimkan melalui chat atau email, terutama dari pengirim yang tidak dikenal.

5. Waspadai Rekayasa Sosial

Jika menerima undangan pernikahan digital, verifikasi terlebih dahulu dengan pihak yang bersangkutan. Jangan langsung mengklik tautan atau mengunduh file sebelum memastikan keasliannya.

Kesimpulan: Serangan Malware yang Semakin Canggih

Serangan Tria Stealer ini membuktikan bahwa rekayasa sosial masih menjadi senjata utama bagi penjahat siber. Dengan menyamar sebagai undangan pernikahan digital, malware ini mampu menipu pengguna dan mencuri data penting, termasuk akun WhatsApp, Telegram, serta kode OTP perbankan.

Di era digital ini, kesadaran dan kewaspadaan sangat penting untuk menghindari jebakan malware yang semakin canggih. Jangan mudah percaya pada file yang dikirim melalui pesan pribadi, selalu periksa izin aplikasi, dan gunakan solusi keamanan yang terpercaya.

Kejahatan siber akan terus berkembang, dan hanya dengan sikap waspada serta pengetahuan yang cukup, kita bisa melindungi diri dari ancaman yang semakin nyata.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget