Resmi! Instagram Uji Coba Fitur Repost Mirip TikTok & Twitter

Resmi! Instagram Uji Coba Fitur Repost Mirip TikTok & Twitter
Sumber :
  • instagram

Saat ini, untuk membagikan postingan ke feed, pengguna sering kali harus menggunakan workaround atau aplikasi pihak ketiga yang tidak resmi . Dengan adanya fitur repost bawaan, proses berbagi konten akan menjadi jauh lebih mudah dan mulus, menghilangkan kebutuhan akan alternatif eksternal tersebut . Ini memungkinkan pengguna untuk lebih cepat merespons dan menyebarkan konten yang dianggap relevan atau menarik.

Goodbye 30 Hashtag! Instagram Uji Batas 3 Tagar—Strategi atau Bencana?

Meningkatkan Jangkauan dan Keterlihatan Kreator

Bagi para kreator konten, fitur repost dapat menjadi alat yang ampuh untuk meningkatkan jangkauan dan keterlihatan karya mereka . Ketika postingan mereka direpost oleh pengguna lain, konten tersebut akan menjangkau audiens baru yang mungkin belum mengikuti akun mereka. Hal ini berpotensi besar untuk mendorong pertumbuhan pengikut dan interaksi.

Dari AI hingga Kuliner Rumahan: Niche YouTube yang Bakal Mendominasi 2026

Selain itu, fitur repost resmi diharapkan dapat membantu memastikan bahwa kreator asli menerima kredit yang layak ketika konten mereka dibagikan secara luas . Instagram sering kali dibanjiri dengan meme dan foto yang direpost tanpa atribusi yang jelas kepada pembuat aslinya . Dengan adanya fitur resmi ini, atribusi kepada kreator asli akan lebih terintegrasi, sejalan dengan klaim Instagram bahwa fitur baru ini akan menghargai kreator atas konten yang mereka unggah .

Tantangan dan Strategi Konten Instagram

Mau Posting Medsos Hari Guru? 50 Caption Hari Guru 2025 yang Bikin Haru & Penuh Makna

Pengujian fitur repost ini muncul di tengah pergeseran besar dalam strategi konten Instagram. Platform yang awalnya dikenal sebagai tempat berbagi foto ini kini telah berkembang menjadi ekosistem konten yang beragam, mencakup Reels, Stories, Notes, dan berbagai fitur Direct Message . Penambahan fitur repost akan menambah satu lagi format konten yang ada, yang mungkin akan membuat feed pengguna terasa semakin ramai .

Fokus pada Konten Orisinal Versus Repost

Yang menarik, pengujian fitur repost ini juga terjadi di saat Instagram, di bawah kepemimpinan CEO Adam Mosseri, sedang gencar-gencarnya menekankan pentingnya konten orisinal dan kreatif . Mosseri menegaskan bahwa algoritma Instagram kini lebih memprioritaskan konten asli, dan pengguna yang hanya membagikan ulang konten dari platform lain seperti TikTok mungkin akan kehilangan visibilitas .

Namun, perlu dipahami bahwa fitur repost yang sedang diuji ini secara spesifik ditujukan untuk postingan di dalam Instagram itu sendiri, bukan konten yang diunggah ulang dari platform eksternal. Dalam konteks ini, fitur repost justru dapat mendukung strategi konten orisinal Instagram. Dengan memfasilitasi repost yang sah dan teratribusi, Instagram mendorong pengguna untuk berbagi konten asli yang dibuat di platformnya, serta memastikan para kreator mendapatkan apresiasi atas karya mereka. Ini dapat menjadi cara untuk menguatkan ekosistem konten internal Instagram.

Halaman Selanjutnya
img_title