Snapdragon 8 Gen 3 Versi Terbaru Hadir dengan 6-Core: Apa Bedanya dan Siapa yang Pakai?

Snapdragon 8 Gen 3 Versi Terbaru Hadir dengan 6-Core
Sumber :
  • snapdragon

Exynos 2600 Siap Jadi Pembuktian Besar Samsung di Era Chip 2nm

Kenapa Qualcomm Buat Versi 6-Core?

Pertanyaan besar yang muncul: mengapa Qualcomm memangkas dua inti? Ada beberapa kemungkinan:

Harga HP Diprediksi Naik Drastis 2026 Akibat Krisis RAM Global
  1. Efisiensi Daya
    Versi 6-core mungkin dirancang untuk perangkat yang membutuhkan performa tinggi namun lebih hemat daya—seperti tablet kelas menengah atau ponsel flagship “lite”.

  2. Manajemen Panas Lebih Baik
    Dengan jumlah inti lebih sedikit, chipset bisa beroperasi lebih dingin. Ini bisa menjadi solusi untuk perangkat dengan sistem pendingin pasif atau bodi yang lebih tipis.

  3. Segmentasi Pasar Lebih Luas
    Qualcomm mungkin ingin menjangkau lebih banyak segmen pasar dengan chipset flagship versi hemat yang tetap bertenaga, namun lebih murah secara produksi.


Exynos 2600 Gagal Go Global: Samsung Terjebak Kontrak Qualcomm & Masalah Produksi

Potensi Penggunaan di Masa Depan

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi perangkat mana saja yang akan menggunakan versi 6-core ini. Namun melihat kemunculan di perangkat Lenovo, bisa jadi beberapa tablet dan smartphone mid-high end akan mulai mengadopsinya dalam waktu dekat.

Jika performanya mendekati versi 8-core, maka kehadiran versi 6-core ini bisa menjadi game-changer bagi produsen gadget yang ingin menekan biaya namun tetap menghadirkan performa unggulan.


Langkah Cerdas atau Eksperimen?

Kemunculan dua varian Snapdragon 8 Gen 3 versi 6-core ini tentu menarik untuk diamati. Di satu sisi, ia bisa membuka jalan untuk perangkat yang lebih efisien dan terjangkau. Di sisi lain, langkah ini mungkin masih berupa eksperimen pasar dari Qualcomm.

Apa pun tujuan di baliknya, yang jelas Qualcomm semakin agresif dalam menjawab kebutuhan pasar—dengan tetap menjaga performa, efisiensi, dan fleksibilitas. Kita tunggu saja, perangkat mana yang akan lebih dulu memperkenalkan “otak” baru ini ke konsumen.