Samsung 2025: Pilih Flip 7 yang Stylish atau S25+ yang Super Tangguh?
- youtube
Perbedaan signifikan berikutnya ada pada dapur pacu. Galaxy S25+ menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite, salah satu chipset tercepat di kelas flagship. Chip ini tidak hanya unggul dalam multitasking, tetapi juga menawarkan kinerja gaming dan proses grafis yang sangat optimal.
Sementara itu, Galaxy Z Flip 7 dibekali Exynos 2500, chipset buatan Samsung yang juga berbasis teknologi 3 nm. Performa dasarnya memang sangat cepat, namun dalam pengujian berbagai aplikasi berat, Snapdragon 8 Elite masih cenderung unggul terutama dalam stabilitas performa jangka panjang.
Walaupun keduanya sama-sama mampu menjalankan aplikasi modern dengan lancar, perbedaan ini akan terasa bagi pengguna yang sering bermain gim grafis tinggi atau mengolah video.
Dalam aspek baterai, Galaxy S25+ kembali memimpin. Ponsel ini membawa baterai 4.900mAh dengan pengisian cepat 45W dan pengisian nirkabel 15W. Kapasitas ini membuatnya lebih tahan lama untuk penggunaan intens seharian. Di sisi lain, Galaxy Z Flip 7 hanya dibekali baterai 4.300mAh dengan pengisian 25W. Meski tetap cukup, daya tahannya tidak setangguh S25+, terutama saat layar lipat sering dibuka.
Dengan kata lain, bagi pengguna aktif yang mengutamakan durasi pemakaian panjang, S25+ menjadi pilihan lebih praktis.
3. Kamera & Multimedia: Fleksibilitas vs Kreativitas Mode Lipat
Kemampuan kamera menjadi pertimbangan penting lainnya. Galaxy S25+ membawa tiga kamera belakang: kamera utama 50MP, lensa ultra wide 12MP, dan telefoto 10MP dengan zoom optik 3x. Kombinasi ini memberikan fleksibilitas penuh untuk berbagai kebutuhan fotografi, mulai dari foto lanskap, close-up, hingga pemotretan jarak jauh.
Sebaliknya, Galaxy Z Flip 7 hadir dengan dua kamera: kamera utama 50MP dan ultra wide 12MP. Meski tidak memiliki telefoto, Flip 7 punya satu keunggulan unik—mode selfie lipat. Dengan menggunakan layar luar sebagai jendela bidik, pengguna dapat mengambil selfie berkualitas tinggi menggunakan kamera belakang. Fitur ini tentu sulit disaingi ponsel tradisional.
Selain itu, saat dilipat setengah, Flip 7 dapat berfungsi seperti camcorder mini. Mode ini sangat cocok untuk vlogging, merekam konten vertikal, hingga mengambil video hands-free secara stabil.