Smart Helmet 2025 Makin Cerdas, Bukan Sekadar Helm tapi Asisten Berkendara
Audio Pintar dan Peredam Bising
Fitur audio juga menjadi bagian penting dari pengalaman menggunakan smart helmet. Sistem audio terintegrasi memungkinkan pengendara menerima navigasi suara, panggilan telepon, atau komunikasi antar pengendara dengan kualitas yang lebih jernih. Beberapa produsen bekerja sama dengan merek audio seperti Harman Kardon dan Sena untuk menghadirkan kualitas suara yang optimal.
Teknologi active noise control membantu meredam suara angin dan kebisingan jalan tanpa menghilangkan suara penting seperti klakson atau sirine. Dengan begitu, kenyamanan meningkat tanpa mengorbankan aspek keselamatan.
Tantangan dan Kesiapan Pasar
Meski menawarkan teknologi canggih, smart helmet masih menghadapi beberapa kendala. Harga menjadi faktor utama karena banderolnya bisa dua hingga tiga kali lebih mahal dibanding helm konvensional. Hal ini membuat adopsinya masih terbatas pada segmen tertentu.
Selain itu, daya tahan baterai juga menjadi perhatian. Rata rata smart helmet membutuhkan pengisian daya setiap hari dengan masa pakai sekitar enam hingga delapan jam. Pengendara perlu menyesuaikan kebiasaan agar helm selalu siap digunakan.
Ke depan, smart helmet diperkirakan akan terus berkembang dan menjadi standar baru dalam keselamatan berkendara. Dengan penyempurnaan teknologi dan harga yang lebih terjangkau, helm pintar berpotensi menjadi perlengkapan wajib bagi pengendara motor yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan.