Meta PHK Lagi! 102 Karyawan Dirumahkan Mulai Maret 2026
- iStock
Gadget – Induk perusahaan Facebook, Instagram, dan WhatsApp Meta Platforms Inc. kembali mengumumkan gelombang baru pemutusan hubungan kerja (PHK). Kali ini, sebanyak 102 posisi pekerjaan di California akan dipangkas secara permanen, dengan efek berlaku mulai 20 Maret 2026.
Dokumen resmi yang diajukan ke California Employment Development Department (EDD) mengungkap lokasi spesifik yang terdampak:
50 posisi di Menlo Park, termasuk di alamat 305 Constitution Dr., 1 Hacker Way, dan tiga gedung di Jefferson Drive.
52 posisi di Sunnyvale, tepatnya di kantor 1180 Discovery Way.
Meski tidak menyebut divisi atau tim tertentu, langkah ini menjadi bagian dari strategi realokasi sumber daya jangka panjang yang telah diumumkan Meta sejak akhir 2025 di mana fokus perusahaan beralih dari ambisi Metaverse ke pengembangan produk berbasis kecerdasan buatan (AI).
Artikel ini mengupas lengkap latar belakang PHK terbaru, pola restrukturisasi Meta sejak 2025, respons internal perusahaan, serta implikasinya terhadap masa depan Metaverse dan AI.
PHK Terbaru: Bagian dari Strategi Realokasi Sumber Daya
Menurut dokumen regulasi, PHK ini bersifat permanen dan tidak disertai rencana rekrutmen pengganti dalam waktu dekat. Meta juga tidak memberikan rincian tentang departemen yang terkena dampak namun, pola serupa telah terlihat sejak awal 2026.
Pada Januari 2026, Meta melakukan pemangkasan besar-besaran di Reality Labs, divisi yang bertanggung jawab atas pengembangan augmented reality (AR) dan virtual reality (VR). Dari sekitar 15.000 karyawan, diperkirakan 1.500 orang kehilangan pekerjaan.
Bulan yang sama, perusahaan juga mengumumkan PHK terhadap 270+ posisi di California, termasuk:
- 219 posisi di Burlingame
- 53 posisi di Playa Vista
Selain itu, ratusan karyawan di Washington juga terdampak semuanya dikaitkan dengan penyesuaian di Reality Labs.
Mengapa Meta Terus PHK? Jawabannya: AI Menggantikan Metaverse
Perubahan strategis ini dipicu oleh evaluasi internal terhadap pertumbuhan Metaverse yang ternyata lebih lambat dari ekspektasi. Pada Desember 2025, juru bicara Meta mengonfirmasi bahwa perusahaan mulai mengalihkan investasi dari proyek Metaverse ke pengembangan kacamata pintar berbasis AI.
Dalam memo internal yang beredar, CTO Meta Andrew Bosworth menjelaskan arah baru ini:
“Dengan potensi basis pengguna yang lebih besar dan tingkat pertumbuhan tercepat saat ini, kami mengalihkan tim dan sumber daya hampir sepenuhnya ke mobile untuk terus mempercepat adopsi di sana.”