Kacamata AI Lenovo Siap Jadi Asisten Presenter dan Kreator Konten
- Lenovo
Saat terhubung, Lenovo Qira diklaim mampu menjalankan berbagai fungsi cerdas, mulai dari terjemahan bahasa secara real-time hingga pengenalan objek melalui kamera depan yang terpasang di bingkai kacamata. Prosesnya disebut berlangsung dalam hitungan sub-milidetik, sehingga hasilnya dapat ditampilkan hampir tanpa jeda. Fitur ini berpotensi sangat berguna bagi pengguna yang sering bepergian atau bekerja lintas bahasa.
Selain itu, Lenovo juga menghadirkan fitur berbasis AI bernama Catch Me Up. Fitur ini berfungsi merangkum notifikasi dari berbagai perangkat yang terhubung, lalu menyajikannya dalam ringkasan singkat di awal hari. Dengan demikian, pengguna tidak perlu membuka satu per satu aplikasi hanya untuk mengetahui informasi penting.
Dari sisi desain, Lenovo AI Glasses Concept tampil cukup ringkas dan ringan. Bobotnya dilaporkan hanya sekitar 45 gram, sehingga tetap nyaman digunakan dalam waktu lama. Tak kalah penting, Lenovo menjanjikan daya tahan baterai hingga delapan jam untuk sekali pengisian, angka yang tergolong kompetitif di kelas perangkat wearable berbasis AI.
Secara keseluruhan, konsep kacamata AI Lenovo ini menunjukkan arah baru pengembangan teknologi wearable yang lebih fungsional dan kontekstual. Meski masih berstatus konsep dan belum diumumkan jadwal rilis resminya, perangkat ini memberi gambaran bagaimana AI dapat diintegrasikan secara alami ke dalam kehidupan sehari-hari. Jika kelak direalisasikan, Lenovo AI Glasses berpotensi menjadi perangkat andalan bagi profesional kreatif dan pengguna produktivitas tinggi.